Jagat Alit

Menyemai Gagasan, Mensyukuri Nikmat Tuhan

Nestapa Biarkan Sirna, Gadisku

(Bones of my bones, flesh of my flesh, blood of my blood)

Riuh rendah tangismu ketika kau terjebak di rimba alam fana
Anganku menjelma nyata saat kusaksikan tingkahmu nan gempita
November tanggal sebelas, hari yang penuh kegembiraan itu
Tahun 1988 menjadi titimangsa sejarah kelahiranmu
Yang berjalan tanpa terasa hingga kau pun menjelma seorang dara

Lakon kehidupan memang penuh adegan yang tak pernah kita duga
Adakalanya kita menangis sedih, adakalanya kita tertawa gembira
Riang dan duka silih berganti seperti rembulan dan matahari
Angan dan kenyataan tak selalu berjalan beriringan
Selaraskan saja hidupmu dengan harmoni semesta

Kau kini berada di masa penuh pancaroba layaknya seorang remaja
Ingin rasanya kuulang lagi masa kecilmu, agar aku selalu bersamamu
Namun waktu terlalu cepat berlalu, seiring langkahmu yang ceria
Ah, masih panjang jalan membentang di hadapanmu, puteriku
Nestapa biarkan sirna bersama senja usia Papa
Tetapkan hatimu, mantapkan langkahmu
I
llahi takkan pernah meninggalkanmu

Billy Soemawisastra.

(Untuk Purnama Papa: Ranty Laras Kinanti,

dari Papa yang selalu rindu celotehmu)

Keterangan Tambahan:

Foto-foto Ranty dari blog ini terpaksa dihapus, karena ada orang-orang iseng yang memanfaatkan foto-foto tersebut untuk kepentingan pribadinya. Di antaranya dengan membuat account facebook atas nama Ranty (dengan ejaan nama yang salah)  dan mencantumkan foto Ranty yang semula termuat di blog ini.  Saya mengimbau orang-orang tersebut (entah siapa) untuk segera menghapus account facebook palsu tersebut, dan menghapus foto-fotonya yang diambil tanpa izin itu.

Minggu, 11 November 2007 Ditulis oleh Billy Soemawisastra | Puisi | 11 Komentar