Dalam Rengkuhan Stupa


Dalam rengkuhan stupa

kurasakan lirih angin berderai

membelai tubuh Sang Buddha.

Dan Kau pun tersenyum

menyapa Sanghyang Maitreya.

borobudur3.jpg

Dalam rengkuhan stupa

kudengar suara azan

menghablur, merasuki

celah-celah candi.

Dan, stupa-stupa pun

bergumam, menyebut

namaMu.

borobudur1.jpg

Dalam rengkuhan stupa

tak terasa kusapa diriMu.

Dalam diam, dalam hening.

Dalam kelengangan semesta.

Tuhanku, begitu banyak

rumahMu.

Dalam rengkuhan stupa

kubertanya, masihkah

tersisa surga, buatku

Paduka?

Dan Kau pun, memberiku

berlimpah surga.

borobudur6.jpg

Dalam rengkuhan stupa

aku merasa dekat

denganMu.

Dan, Kau biarkan aku

memujaMu.

Billy Soemawisastra

Borobudur, 2005.

[Foto-foto: Indriati Yulistiani, Noud. Wieland, Oliver Ruhn, Mloparez; www.flickr.com]

Categories: Puisi | Tags: , , , | Tinggalkan Komentar

Navigasi tulisan

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Blog pada WordPress.com. Tema: Adventure Journal oleh Contexture International.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.