Arsip Bulanan: April 2008

Dari Penyadaran ke Refleksi

Jalan untuk Memperkuat Rakyat Sebuah goresan pengalaman. Urban Rural Mission (URM) menjunjung tinggi rakyat sebagai tokoh dari perubahan dan sejarah. (Rev. Dr.A. George Ninan, Bishop Nasik, India) Pada mulanya arti kata “rakyat” bagi saya tak berbeda dengan pemahaman umum, yakni kumpulan orang-orang (individu). Ia sama saja artinya dengan kata “masyarakat”. Tahun 1972, di Surabaya tatkala [...]

Categories: Inspirasi, Wacana | Tags: , , , , , | Tinggalkan Komentar

Bukan Sekadar Gosip Jalanan

Belum sirna dari ingatan kita, rasanya, peristiwa penangkapan Jaksa Tri Gunawan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebulan lalu, dengan tuduhan menerima suap. Lalu kita pun dikejutkan lagi (sebenarnya tidak perlu lagi terkejut) dengan penangkapan anggota Komisi IV DPR-RI Al Amin Nur Nasution dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Azirwan, juga karena kasus suap-menyuap. Berderetnya peristiwa penangkapan [...]

Categories: Wacana | Tags: , , | Tinggalkan Komentar

Yesus dan Petani Andalas Utara

Adakah masih kami disebut petani bila cuma punya tubuh golok dan pacul? ………………………………………. Tak elok, kawan tak elok orang bilang kau penggarap penunggu kuli tani ……………………………………. Kau siapa? ……………………………………. Kita sama sobat petani tak bertanah karena tanah petani dari abad ke abad dijarah para raja, tuan tanah, penjajah bertukar jadi tanah negara perkebunan swasta perkebunan [...]

Categories: Puisi | Tags: , , , , , , , | 1 Komentar

Pemimpin Tanpa Spiritualitas

Billy, tiba-tiba aku kangen betul pada Bung Daktur, Mas Zen (Zainal Abidin Suryokusumo) sobat kita yang sudah lebih enam bulan kembali kehadirat Penciptanya. Dia adalah guru spiritualitas bagi banyak orang. Spiritualitas, yang kata dasarnya: Spirit, kita alihkan ke bahasa kita: semangat. Padahal mungkin lebih kena jika diterjemahkan sebagai “roh” atau “ruah”: keyakinan yang teguh. Pada [...]

Categories: Refleksi, Wacana | Tags: , | 3 Komentar

Kesederhanaan

Sederhana tidak sesederhana makna kata-katanya. Keserderhanaan. Sebuah kata yang amat sulit dipahami arti sebenarnya. Mungkin karena biasa dipakai orang untuk “menipu” makna sesungguhnya hingga sering bias. Banyak orang bersembunyi di balik arti kata sederhana. Arti kesederhanaan merangkul pikiran, memeluk erat kata-kata dan perilaku. Dan yang pasti, menyatu dalam kemesraan kedalaman penghayatan hidup spiritual penuh ketulusan. [...]

Categories: Refleksi | 6 Komentar

Blog pada WordPress.com. Tema: Adventure Journal oleh Contexture International.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.