Arsip Bulanan: Mei 2008
Mantra Swara, Menggali Kekuatan Suara
Betapa hangatnya suara Muhammad SAW, sewaktu berkhotbah pada ibadah hajinya yang terakhir, atau ketika menyampaikan pesan-pesan pamungkasnya di sebuah bukit di Ghadir Qum. Pun, betapa lembutnya suara Siddharta Gautama, tatkala menyampaikan inti ajaran Buddha di sebuah taman di Bodhgaya.
Terima Kasihku pada Sang Buddha
Lama saya berpikir, apa yang dapat saya tulis untuk Sang Buddha di Hari Waisak 2552/2008 ini? Sudah terlalu banyak cendekiawan dari berbagai agama menulis tentang Siddharta Gautama. Begitu pula para ilmuwan, budayawan dan filsuf dari zaman ke zaman, yang umumnya memuji kebesaran Sang Buddha — kesederhanaannya, kesuciannya, dan ajaran-ajarannya yang ringkas namun padat membumi. Kalaupun [...]
Cinta dan Kesetiaan
Cinta memang tidak pernah kering menjadi sumber inspirasi bagi kehidupan. Cinta terukir dalam berbagai wujud, bisa dalam bentuk kata-kata, tindakan, suatu benda simbolis, dan banyak ragam tanda lainnya. Para seniman tak bosan-bosannya memilih tema cinta dalam karya-karyanya. Orang-orang (terutama para penikmat seni) juga tak pernah jengah dengan karya bernuansa cinta. Kategori ‘cengeng atau bermutu’ menjadi [...]
Memperingati 1 Mei: Mengenang Chun Tae-il
Siapakah gerangan Chun Tae-il? Waktu itu, 13 November 1970, ia cuma seorang lelaki muda, buruh yang dibayar amat rendah, tukang potong pakaian di pabrik garmen di Pasar Damai, Seoul, Korea Selatan. Namun hari itu, buruh muda 22 tahun itu menorehkan tragedi yang mengguncang tidak saja Semenanjung Korea, namun dunia: ia membakar dirinya sampai mati, agar [...]

Ujar-Ujar Para Sobat