Tentang Billy Soemawisastra
Blog Jagat Alit mulai dipublikasikan di jagat maya pada 23 November 2007, dan hampir setahun kemudian, 7 Juli 2008, blog Alun-Alun (http://www.jagatalun.com) menyusul sebagai "penyeimbang" Jagat Alit. Ketika kedua blog ini diterbitkan, saya masih bekerja di Liputan 6 SCTV, sebagai Kepala Departemen Pendidikan & Pelatihan Pemberitaan (Head of News Training Department). Saya bergabung di stasiun televisi swasta terkemuka ini, sejak 1995, dengan posisi awal: produser, kemudian produser eksekutif.
Di manajemen, saya pernah menduduki posisi Manajer Pemrosesan dan Penayangan (News Processing & Broadcast Manager), dan Senior Manager Program Khusus dan Mingguan (Senior Manager for Current Affairs & Special Programmes). Sebelum bergabung dengan SCTV, saya pernah menjadi produser pemberitaan di TPI (Televisi Pendidikan Indonesia); Redaktur Pelaksana beberapa majalah keluarga; dan penyiar, reporter, redaktur Radio Arief Rachman Hakim (ARH).
Pendidikan terakhir saya: Fakultas Ushuluddin (Theology) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) "Syarif Hidayatullah" Jakarta, dan pernah "nyantri" di Pesantren Cipasung Tasikmalaya.
Sejak 1 November 2009, saya resmi pensiun dari SCTV. Tetapi tentu saja saya tidak akan pernah pensiun dari pekerjaan saya sebagai jurnalis, penulis dan pengajar, selama Allah masih mengijinkan saya untuk melakukan semua itu.
Sejak 2010, saya bersama isteri saya, mendirikan suatu lembaga training yang kami beri nama: BE Training (Beyond Expectation Training). Untuk mengetahui lebih jauh lembaga ini, silakan klik http://www.be-training.org.
Kepada YTH,
DETASEMEN 88 ANTI TERORIS
Di Tempat
Saya melaporkan bahwa ada suatu gerakan teroris yang sangat membahayakan jiwa masyarakat umum dan keamanan secara umum. Kelompok teroris tersebut bernama FPI, singkatan dari: FRONT PEMBELA ISLAM, adalah suatu kelompok teroris yang setiap saat bisa membunuh siapa saja.
Mohon segera diproses secara hukum dan kelompok teroris tersebut segera dibubarkan, serta para anggota yang diidentifikasi ikut di dalamnya untuk segera dilakukan penangkapan dengan segera.
Indonesia, 2 Juni 2008.
sebagai orang islam,
aku juga merasa malu
Mang Billy,
Sampai hari ini kita setuju bahwa Indonesia ini negara yang berlandaskan Pancasila. Kita setuju bahwa di negara Pancasila kebebasan beragama dijamin oleh undang-undang. Namun orang-orang yang menjunjung tinggi pluralisme dan keberagaman keyakinan malah diserang dan diperlakukan semena-mena oleh sekelompok orang yang menamakan diri pembela agama. Dan negara membiarkan hal itu terjadi. Saya khawatir, di masa mendatang Indonesia menjauh dari pijakan demokrasi dan cita-cita luhur para pendiri republik ini tinggal menjadi sebaris anak kalimat di halaman kecil buku sejarah.
Salam,
Hargie
Bung Hargi, terima kasih atas komentar Anda. Anda masih berdomisili di Palembang? Saya sudah mengunjungi blog Anda. Sayangnya belum banyak posting yang Anda buat. Teruskan Bung. “Kertas Buram” akan dicari orang, karena kertas buram itu termasuk benda antik.
Terima kasih juga kepada Bung Indera Keenam dan Bung Shodiq Mustofa. Sudah berkali-kali saya berkunjung ke blog Anda berdua, namun belum sempat memberikan komentar. Blog Anda berdua sungguh menyejukkan dan mencerahkan, dan semakin menambah panjang barisan orang-orang yang cinta damai.
Mang Billy,
Sudah cukup lama saya meninggalkan kota Palembang, lebih kurang delapan tahun. Karena harus memenuhi tugas perusahaan, saat ini saya tinggal di Surabaya dan sudah hampir dua tahun saya merantau di kota ini. Untuk menggantikan Kertas Buram, yang menurut saya tidak menarik minat para browser untuk mengunjunginya, karena arti ‘buram’ lebih dekat ke ‘suram’, mungkin saya akan membuat blog yang lain lagi.
Salam untuk alumnus BB-ARH Angkatan 80-an.
jika kita mengatakan kita Islam dan kita umat rasulullah apa yang kamu bisa buktikan untuk itu ? ……Rasulullah tidak pernah mati selama sunnah masih dipegang dan masih dilakukan umatnya…..yang mati itu cuma jasad….