<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Terima Kasih, Tuhan. Kau Telah Memberiku Indonesia</title>
	<atom:link href="http://jagatalit.com/2008/08/17/terima-kasih-tuhan-kau-telah-memberiku-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jagatalit.com/2008/08/17/terima-kasih-tuhan-kau-telah-memberiku-indonesia/</link>
	<description>Menyemai Gagasan, Mensyukuri Nikmat Tuhan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 May 2012 15:49:23 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>Oleh: alike.wordpress.com</title>
		<link>http://jagatalit.com/2008/08/17/terima-kasih-tuhan-kau-telah-memberiku-indonesia/#comment-71</link>
		<dc:creator><![CDATA[alike.wordpress.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 08:03:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jagatalit.wordpress.com/?p=301#comment-71</guid>
		<description><![CDATA[betul sekali. saya pun terenyuh membaca kisah persahabatan tiga sekawan tersebut. semoga ini menjadi tetes embun di padang sahara bumi Indonesia yang rindu akan kedamaian, persahabatan, toleransi dan gotong royong]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>betul sekali. saya pun terenyuh membaca kisah persahabatan tiga sekawan tersebut. semoga ini menjadi tetes embun di padang sahara bumi Indonesia yang rindu akan kedamaian, persahabatan, toleransi dan gotong royong</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: penembusbatas</title>
		<link>http://jagatalit.com/2008/08/17/terima-kasih-tuhan-kau-telah-memberiku-indonesia/#comment-46</link>
		<dc:creator><![CDATA[penembusbatas]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Sep 2008 12:46:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jagatalit.wordpress.com/?p=301#comment-46</guid>
		<description><![CDATA[betul Pak Billy. Saya juga masih menemui banyak saudara2 kita yang punya sikap toleransi tinggi seperti itu. Memang harus memulai dari diri kita sendiri dulu sepertinya, syukur2 menjadi contoh agar bangsa ini lebih maju.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>betul Pak Billy. Saya juga masih menemui banyak saudara2 kita yang punya sikap toleransi tinggi seperti itu. Memang harus memulai dari diri kita sendiri dulu sepertinya, syukur2 menjadi contoh agar bangsa ini lebih maju.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Billy Soemawisastra</title>
		<link>http://jagatalit.com/2008/08/17/terima-kasih-tuhan-kau-telah-memberiku-indonesia/#comment-41</link>
		<dc:creator><![CDATA[Billy Soemawisastra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2008 15:53:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jagatalit.wordpress.com/?p=301#comment-41</guid>
		<description><![CDATA[Seharusnya seluruh bangsa bisa bersikap seperti itu, Bung Johanes. Bukankah para pendiri republik telah sepakat membuat negeri ini sebagai negeri yang &quot;bhineka tunggal ika&quot;? Dan, saya yakin, masih banyak saudara-saudara kita yang memiliki semangat toleransi dan pluralisme seperti yang dipraktekan anak saya dan teman-temannya itu. Hanya saja belakangan ini memang muncul orang-orang yang cenderung sektarian, merasa paling benar sendiri dan tidak mau menghargai keberagaman.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Seharusnya seluruh bangsa bisa bersikap seperti itu, Bung Johanes. Bukankah para pendiri republik telah sepakat membuat negeri ini sebagai negeri yang &#8220;bhineka tunggal ika&#8221;? Dan, saya yakin, masih banyak saudara-saudara kita yang memiliki semangat toleransi dan pluralisme seperti yang dipraktekan anak saya dan teman-temannya itu. Hanya saja belakangan ini memang muncul orang-orang yang cenderung sektarian, merasa paling benar sendiri dan tidak mau menghargai keberagaman.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: penembusbatas</title>
		<link>http://jagatalit.com/2008/08/17/terima-kasih-tuhan-kau-telah-memberiku-indonesia/#comment-37</link>
		<dc:creator><![CDATA[penembusbatas]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2008 01:18:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jagatalit.wordpress.com/?p=301#comment-37</guid>
		<description><![CDATA[saya terharu pak, membaca kisah anak bapak dan ketiga temannya. Seandainya seluruh bangsa ini juga dipenuhi cara pandang seperti itu...]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya terharu pak, membaca kisah anak bapak dan ketiga temannya. Seandainya seluruh bangsa ini juga dipenuhi cara pandang seperti itu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

