<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Amir Sjarifoeddin, Penghianat atau Pejuang?</title>
	<atom:link href="http://jagatalit.com/2009/12/25/amir-sjarifoeddin-penghianat-atau-pejuang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jagatalit.com/2009/12/25/amir-sjarifoeddin-penghianat-atau-pejuang/</link>
	<description>Menyemai Gagasan, Mensyukuri Nikmat Tuhan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Jun 2010 19:31:56 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>Oleh: Arthur J. Horoni</title>
		<link>http://jagatalit.com/2009/12/25/amir-sjarifoeddin-penghianat-atau-pejuang/#comment-249</link>
		<dc:creator>Arthur J. Horoni</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 08:23:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jagatalit.com/?p=1266#comment-249</guid>
		<description>Hai Billy, ada fakta yang menarik tatkala orang/pengamat sejarah
Indonesia bicara tentang Amir Sjarifoeddin. Ada keengganan menerima
kenyataan tokoh hebat ini ternyata sayap kiri. Dalam sebuah
perbincangan ada yang bilang: untuk apa membahas tokoh ini, toh dalam
pelajaran sejarah dia seorang penghianat. Pertanyaannya, adakah
pelajaran sejarah di sekolah dewasa ini? Sejarah negeri ini ditulis
dari angle yang berkuasa. Karena catatan tentang Amir Sjarifoeddin
perlu diluruskan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hai Billy, ada fakta yang menarik tatkala orang/pengamat sejarah<br />
Indonesia bicara tentang Amir Sjarifoeddin. Ada keengganan menerima<br />
kenyataan tokoh hebat ini ternyata sayap kiri. Dalam sebuah<br />
perbincangan ada yang bilang: untuk apa membahas tokoh ini, toh dalam<br />
pelajaran sejarah dia seorang penghianat. Pertanyaannya, adakah<br />
pelajaran sejarah di sekolah dewasa ini? Sejarah negeri ini ditulis<br />
dari angle yang berkuasa. Karena catatan tentang Amir Sjarifoeddin<br />
perlu diluruskan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Pambudi Nugroho</title>
		<link>http://jagatalit.com/2009/12/25/amir-sjarifoeddin-penghianat-atau-pejuang/#comment-248</link>
		<dc:creator>Pambudi Nugroho</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 03:52:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jagatalit.com/?p=1266#comment-248</guid>
		<description>Bung AMIR seorang orator yang setara dengan kehebatan Soekarno dalam memukau massa. Cetusan pemikirannya yang serba cerah mencerminkan kualitas intelektualnya, yang dibina di sekolah menengah atas elite di Negeri Belanda. Selama menjadi pelajar di gymnasium di Kota Haarlem (1921-1927), di samping mempelajari bahasa Belanda, Inggris, Prancis, dan Jerman, dia menekuni bahasa dan sastra Latin dan Yunani Kuno.

Sabam Siagian - Redaktur Senior Harian The Jakarta Post, mantan Duta Besar Indonesia di Australia menulis , mereka yang kenal Bung Amir dari dekat juga mencatat beberapa kelemahan karakter yang fatal akibatnya bagi seorang pemimpin politik. Dia senang disanjung dan dipuji. 

Sering emosional dalam mengambil keputusan. Rasa kesetiakawanan kuat yang dimilikinya menimbulkan kekecewaan yang mendalam kalau dia merasa ditinggalkan kawan seperjuangan. Semuanya itu tecermin pada 1948, tahun kalender terakhir dalam hidup Amir Sjarifoeddin. 

Apapun pribadinya menurut publik, yang jelas bagi kaum muda termasuk saya, dapat meninjau sebuah sejarah secara kritis dan komprehensif. Atau paling tidak, kita akan mendapatkan sesuatu kebenaran dari sejarah itu sendiri,untuk dijadikan sebuah pelajaran yg berharga.

Terima kasih pencerahannya Bung Arthur &amp; Bung Billy
Salam sejahtera selalu,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bung AMIR seorang orator yang setara dengan kehebatan Soekarno dalam memukau massa. Cetusan pemikirannya yang serba cerah mencerminkan kualitas intelektualnya, yang dibina di sekolah menengah atas elite di Negeri Belanda. Selama menjadi pelajar di gymnasium di Kota Haarlem (1921-1927), di samping mempelajari bahasa Belanda, Inggris, Prancis, dan Jerman, dia menekuni bahasa dan sastra Latin dan Yunani Kuno.</p>
<p>Sabam Siagian &#8211; Redaktur Senior Harian The Jakarta Post, mantan Duta Besar Indonesia di Australia menulis , mereka yang kenal Bung Amir dari dekat juga mencatat beberapa kelemahan karakter yang fatal akibatnya bagi seorang pemimpin politik. Dia senang disanjung dan dipuji. </p>
<p>Sering emosional dalam mengambil keputusan. Rasa kesetiakawanan kuat yang dimilikinya menimbulkan kekecewaan yang mendalam kalau dia merasa ditinggalkan kawan seperjuangan. Semuanya itu tecermin pada 1948, tahun kalender terakhir dalam hidup Amir Sjarifoeddin. </p>
<p>Apapun pribadinya menurut publik, yang jelas bagi kaum muda termasuk saya, dapat meninjau sebuah sejarah secara kritis dan komprehensif. Atau paling tidak, kita akan mendapatkan sesuatu kebenaran dari sejarah itu sendiri,untuk dijadikan sebuah pelajaran yg berharga.</p>
<p>Terima kasih pencerahannya Bung Arthur &amp; Bung Billy<br />
Salam sejahtera selalu,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Tarbiyatul banin</title>
		<link>http://jagatalit.com/2009/12/25/amir-sjarifoeddin-penghianat-atau-pejuang/#comment-247</link>
		<dc:creator>Tarbiyatul banin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 14:05:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jagatalit.com/?p=1266#comment-247</guid>
		<description>emm baru tahu saya ya sobb

http://tarbiyatulbanin.wordpress.com/2009/12/28/perayaan-asyura-syiah-benarkah-dalam-syariat-bukan-begini-cara-menghormati-ahlul-bayt/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>emm baru tahu saya ya sobb</p>
<p><a href="http://tarbiyatulbanin.wordpress.com/2009/12/28/perayaan-asyura-syiah-benarkah-dalam-syariat-bukan-begini-cara-menghormati-ahlul-bayt/" rel="nofollow">http://tarbiyatulbanin.wordpress.com/2009/12/28/perayaan-asyura-syiah-benarkah-dalam-syariat-bukan-begini-cara-menghormati-ahlul-bayt/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
