<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Dari Perkebunan Kolonial ke Perkebunan Rakyat</title>
	<atom:link href="http://jagatalit.com/2010/03/05/dari-perkebunan-kolonial-ke-perkebunan-rakyat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jagatalit.com/2010/03/05/dari-perkebunan-kolonial-ke-perkebunan-rakyat/</link>
	<description>Menyemai Gagasan, Mensyukuri Nikmat Tuhan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 May 2012 15:49:23 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>Oleh: agus salim</title>
		<link>http://jagatalit.com/2010/03/05/dari-perkebunan-kolonial-ke-perkebunan-rakyat/#comment-743</link>
		<dc:creator><![CDATA[agus salim]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2011 13:39:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jagatalit.com/?p=1302#comment-743</guid>
		<description><![CDATA[ya saya senang sekali dengan pendapat anda karena sangan mengesankan bagi masyarakat. saya bangga mempunya seorang fraend seperti anda salam kenal ya........?]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ya saya senang sekali dengan pendapat anda karena sangan mengesankan bagi masyarakat. saya bangga mempunya seorang fraend seperti anda salam kenal ya&#8230;&#8230;..?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Arthur John Horoni</title>
		<link>http://jagatalit.com/2010/03/05/dari-perkebunan-kolonial-ke-perkebunan-rakyat/#comment-291</link>
		<dc:creator><![CDATA[Arthur John Horoni]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Apr 2010 13:13:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jagatalit.com/?p=1302#comment-291</guid>
		<description><![CDATA[Begitulah sobat tatkala perkebunan di negeri ini baik milik swasta maupun BUMN masih berperilaku kolonial. Rakyat petani semakin diperdayakan. Karena itu reforma agraria tak dapat ditunda. Tanah harus dikelola oleh petani. Pemerìntah harus mengembalikan tanah kepada rakyat. Itulah yang jadi tujuan petani tak bertanah di seantero nusantara. Tks apresiasinya Sobat. Salam, Arthur]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Begitulah sobat tatkala perkebunan di negeri ini baik milik swasta maupun BUMN masih berperilaku kolonial. Rakyat petani semakin diperdayakan. Karena itu reforma agraria tak dapat ditunda. Tanah harus dikelola oleh petani. Pemerìntah harus mengembalikan tanah kepada rakyat. Itulah yang jadi tujuan petani tak bertanah di seantero nusantara. Tks apresiasinya Sobat. Salam, Arthur</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: fansmaniac</title>
		<link>http://jagatalit.com/2010/03/05/dari-perkebunan-kolonial-ke-perkebunan-rakyat/#comment-288</link>
		<dc:creator><![CDATA[fansmaniac]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Mar 2010 14:20:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jagatalit.com/?p=1302#comment-288</guid>
		<description><![CDATA[Wah info yang sangat berarti sekali nih sobat, perjuangan agrarian memang harus ditegakkan.  Kita yang notabenenya negara agraris ironisnya justru petani yang miskin.
Salam Kenal
fansmaniac]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah info yang sangat berarti sekali nih sobat, perjuangan agrarian memang harus ditegakkan.  Kita yang notabenenya negara agraris ironisnya justru petani yang miskin.<br />
Salam Kenal<br />
fansmaniac</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

