<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Kiprah Jagat Alit dalam Keriuhan Semesta (Sebuah Kredo)</title>
	<atom:link href="http://jagatalit.com/about/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jagatalit.com</link>
	<description>Menyemai Gagasan, Mensyukuri Nikmat Tuhan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2012 02:24:25 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>Oleh: Kebon jahe</title>
		<link>http://jagatalit.com/about/#comment-497</link>
		<dc:creator><![CDATA[Kebon jahe]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Sep 2010 17:22:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-497</guid>
		<description><![CDATA[tulisan-tulisannya bagus.
hehe..

nanti baca-baca lagi di sini.
=D]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tulisan-tulisannya bagus.<br />
hehe..</p>
<p>nanti baca-baca lagi di sini.<br />
=D</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Aluin Tsang</title>
		<link>http://jagatalit.com/about/#comment-442</link>
		<dc:creator><![CDATA[Aluin Tsang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jun 2010 19:31:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-442</guid>
		<description><![CDATA[&lt;i&gt;Pada tulisan lain Kang Billy bercerita tentang seorang pejuang pluralis, K.H. Prof. DR. Jalaluddin Rakhmat yang lebih dikenal dengan panggilan Kang Jalal. Para pluralis adalah orang-orang yang mengakui dan menghargai keberagaman sebagai sama baik dan sama benarnya. Bagi para pejuang pluralis, yang utama dalam hidup mereka bukan lagi ego atau ke-aku-an, melainkan Dia Yang Maha Mencinta. “Membela hak-hak kaum tertindas dan minoritas, pencinta kaum papa alias para mustadh’afin,” seperti tutur Kang Billy dalam Mengingat Kematian di Hari Ulang Tahun, adalah bentuk cinta mereka pada Sang Khalik. Dan bagi kaum yang tertindas apa yang dilakukan para pejuang ini adalah bukti bahwa Yang Maha Penyayang tidak pernah meninggalkan mereka.&lt;/i&gt;
+1]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><i>Pada tulisan lain Kang Billy bercerita tentang seorang pejuang pluralis, K.H. Prof. DR. Jalaluddin Rakhmat yang lebih dikenal dengan panggilan Kang Jalal. Para pluralis adalah orang-orang yang mengakui dan menghargai keberagaman sebagai sama baik dan sama benarnya. Bagi para pejuang pluralis, yang utama dalam hidup mereka bukan lagi ego atau ke-aku-an, melainkan Dia Yang Maha Mencinta. “Membela hak-hak kaum tertindas dan minoritas, pencinta kaum papa alias para mustadh’afin,” seperti tutur Kang Billy dalam Mengingat Kematian di Hari Ulang Tahun, adalah bentuk cinta mereka pada Sang Khalik. Dan bagi kaum yang tertindas apa yang dilakukan para pejuang ini adalah bukti bahwa Yang Maha Penyayang tidak pernah meninggalkan mereka.</i><br />
+1</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: tulus</title>
		<link>http://jagatalit.com/about/#comment-238</link>
		<dc:creator><![CDATA[tulus]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 09:54:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-238</guid>
		<description><![CDATA[tanpa banyak komentar saya merasakan tulisan kang Billy benar-benar ber-bobot dan kaya makna. Terimakasih kang tulisan anda telah mamberi inspirasi pada saya untuk lebih introspeksi diri.Tak lupa salam kenal dan gali terus kedalaman hati manusia...]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tanpa banyak komentar saya merasakan tulisan kang Billy benar-benar ber-bobot dan kaya makna. Terimakasih kang tulisan anda telah mamberi inspirasi pada saya untuk lebih introspeksi diri.Tak lupa salam kenal dan gali terus kedalaman hati manusia&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Billy Soemawisastra</title>
		<link>http://jagatalit.com/about/#comment-187</link>
		<dc:creator><![CDATA[Billy Soemawisastra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 10:33:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-187</guid>
		<description><![CDATA[Mas Bagus Samiaji, saya terkesan sekali pada paparan Anda tentang Jagat Alit. Kita, manusia, memang &quot;khalifatullah fil-ardli&quot; atau wakil Tuhan di atas bumi, yang bertugas mengelola kehidupan di atas planet bumi ini sebaik-baiknya, sesuai sunatullah. Tetapi sekaligus kita juga, sebenarnya, bukan apa-apa bila dibandingkan dengan kemahabesaranNya, bahkan jika dibandingkan dengan makhluk-makhluk lain ciptaanNya. Dan, pada akhirnya memang harus kita sadari bahwa sebenarnya  &quot;laa maujudu ilallah&quot; (tak ada apapun yang berwujud kecuali Allah). Terima kasih atas komentarnya. Saya pun akan berkunjung ke blog Anda.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Bagus Samiaji, saya terkesan sekali pada paparan Anda tentang Jagat Alit. Kita, manusia, memang &#8220;khalifatullah fil-ardli&#8221; atau wakil Tuhan di atas bumi, yang bertugas mengelola kehidupan di atas planet bumi ini sebaik-baiknya, sesuai sunatullah. Tetapi sekaligus kita juga, sebenarnya, bukan apa-apa bila dibandingkan dengan kemahabesaranNya, bahkan jika dibandingkan dengan makhluk-makhluk lain ciptaanNya. Dan, pada akhirnya memang harus kita sadari bahwa sebenarnya  &#8220;laa maujudu ilallah&#8221; (tak ada apapun yang berwujud kecuali Allah). Terima kasih atas komentarnya. Saya pun akan berkunjung ke blog Anda.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Samiaji</title>
		<link>http://jagatalit.com/about/#comment-186</link>
		<dc:creator><![CDATA[Samiaji]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 09:48:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-186</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah paparan yang menarik pak de. Disitu kiranya mengapa Allah mempercayakan kepada manusia, untuk menjadi khalifah dimuka bumi.

MAnusia harus Mamaya Hayuning Bawono, yang kalau diterjemahkan dalam bahasa Timur Tengahnya &quot;Rahmatan Lil &#039;Alamin&quot;.

Ada satu kali saya pernah mendapatkan penjelasan, yang mungkin selaras dengan yang pak de jelaskan, tentang jagat alit ini.

Dan secara eksakpun Harun Yahya pernah menerangkan, bahwa jagat raya seisinya ini, sebenarnya tak lebih dari gelombang elektromagnetik yang ketangkep sama otak kita.

Makanya &quot;La Ilaha Illallah&quot; ada yang mengartikan &quot;Bahwasanya semua ini sebenarnya tak ada (termasuk jagat raya ini), yang ada hanya Allah. Sedangkan &quot;Allah hanyalah lafat&quot; yang wujudnya meliputi seluruh alam ini. 

Dari sini agak kelihatan bias, peran kita. Disatu sisi, pribadi sebagai jagat alit, menjadi tempat bergantungnya kelangsungan hidup jagat semesta ini. Disisi lain, kita tak lebih dari bayangan dari Allah, karena wujud sebenarnya hanya Dia, dan kita adalah hanya partikelnya, yang artinya seluruh gerak kita adalah &quot;Pengejawantaha-Nya eksistensinya,,,,!!!!!

Maaf pakde kalau gak nyambung!!!!!!]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah paparan yang menarik pak de. Disitu kiranya mengapa Allah mempercayakan kepada manusia, untuk menjadi khalifah dimuka bumi.</p>
<p>MAnusia harus Mamaya Hayuning Bawono, yang kalau diterjemahkan dalam bahasa Timur Tengahnya &#8220;Rahmatan Lil &#8216;Alamin&#8221;.</p>
<p>Ada satu kali saya pernah mendapatkan penjelasan, yang mungkin selaras dengan yang pak de jelaskan, tentang jagat alit ini.</p>
<p>Dan secara eksakpun Harun Yahya pernah menerangkan, bahwa jagat raya seisinya ini, sebenarnya tak lebih dari gelombang elektromagnetik yang ketangkep sama otak kita.</p>
<p>Makanya &#8220;La Ilaha Illallah&#8221; ada yang mengartikan &#8220;Bahwasanya semua ini sebenarnya tak ada (termasuk jagat raya ini), yang ada hanya Allah. Sedangkan &#8220;Allah hanyalah lafat&#8221; yang wujudnya meliputi seluruh alam ini. </p>
<p>Dari sini agak kelihatan bias, peran kita. Disatu sisi, pribadi sebagai jagat alit, menjadi tempat bergantungnya kelangsungan hidup jagat semesta ini. Disisi lain, kita tak lebih dari bayangan dari Allah, karena wujud sebenarnya hanya Dia, dan kita adalah hanya partikelnya, yang artinya seluruh gerak kita adalah &#8220;Pengejawantaha-Nya eksistensinya,,,,!!!!!</p>
<p>Maaf pakde kalau gak nyambung!!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: KangBoed</title>
		<link>http://jagatalit.com/about/#comment-176</link>
		<dc:creator><![CDATA[KangBoed]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 16:52:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-176</guid>
		<description><![CDATA[Jika Langit menjadi kanvasnya.. seluruh pohon menjadi penanya.. dan air seluruh samudera raya menjadi tintanya.. tiadalah cukup untuk menuliskan ayat ayat ALLAH.. tetapi hanya HATI seorang Mu&#039;min.. yang sanggup menampung semua ayat ayat ALLAH.. subhanallllaaaaah.. ruaaaarrrr biasaaa.. hati seorang mu&#039;min lebih luas dari alam semesta raya.. terus mana yang besar dan mana yang kecil.. semua kembali kepada pemahaman.. bebaaaas..
Salam Sayang
Salam Hormat
Salam Taklim
Salam SEJATI]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jika Langit menjadi kanvasnya.. seluruh pohon menjadi penanya.. dan air seluruh samudera raya menjadi tintanya.. tiadalah cukup untuk menuliskan ayat ayat ALLAH.. tetapi hanya HATI seorang Mu&#8217;min.. yang sanggup menampung semua ayat ayat ALLAH.. subhanallllaaaaah.. ruaaaarrrr biasaaa.. hati seorang mu&#8217;min lebih luas dari alam semesta raya.. terus mana yang besar dan mana yang kecil.. semua kembali kepada pemahaman.. bebaaaas..<br />
Salam Sayang<br />
Salam Hormat<br />
Salam Taklim<br />
Salam SEJATI</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: KangBoed</title>
		<link>http://jagatalit.com/about/#comment-159</link>
		<dc:creator><![CDATA[KangBoed]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 00:26:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-159</guid>
		<description><![CDATA[Salam Persahabatan
Salam Sayang]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Persahabatan<br />
Salam Sayang</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Soegeng Soediro</title>
		<link>http://jagatalit.com/about/#comment-145</link>
		<dc:creator><![CDATA[Soegeng Soediro]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 17:44:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-145</guid>
		<description><![CDATA[Selamat Pak Billy, semoga selalu sukses dalam kesadaranNya.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat Pak Billy, semoga selalu sukses dalam kesadaranNya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Rozy</title>
		<link>http://jagatalit.com/about/#comment-87</link>
		<dc:creator><![CDATA[Rozy]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 08:12:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-87</guid>
		<description><![CDATA[Pak Billy,

Terima kasih atas kunjungannya dan salam silaturrahim :)]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Billy,</p>
<p>Terima kasih atas kunjungannya dan salam silaturrahim :)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Muhammad Surya Ikhsanudin</title>
		<link>http://jagatalit.com/about/#comment-86</link>
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Surya Ikhsanudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 02:26:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-86</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu&#039;alaikum,,,,,,Kunjungan Balik dari Gubug Maya Surya nich.

Maaf belum sempat baca2 secara detail, tapi kayaknya sepintas saya baca, tulisannya sungguh padat dan menarik tapi maaf sekali saya ucapkan karena belum bisa membaca secara mendetail]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum,,,,,,Kunjungan Balik dari Gubug Maya Surya nich.</p>
<p>Maaf belum sempat baca2 secara detail, tapi kayaknya sepintas saya baca, tulisannya sungguh padat dan menarik tapi maaf sekali saya ucapkan karena belum bisa membaca secara mendetail</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Indrawati Susilo</title>
		<link>http://jagatalit.com/about/#comment-68</link>
		<dc:creator><![CDATA[Indrawati Susilo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 19:17:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-68</guid>
		<description><![CDATA[Terimakasih Kang Billy, dengan antusias saya kunjungi http://jagatalit.com dan http://jagatalun.com. Saya baru sempat membaca beberapa tulisan, tapi itu sudah membuat saya berpikir lumayan lama.

Seperti kita tahu, ada 2 kekuatan di alam jagat ini yaitu kebaikan dan kejahatan. Keduanya sama hebat. Dan keduanya berebut untuk menguasai akal pikiran manusia. Jika kekuatan baik konstruktif dan menentramkan hati maka kekuatan jahat merusak dan menakutkan.

Saat kekuatan baik merajai akal pikiran, maka yang terjadi adalah perilaku manusia yang senantiasa –saya kutip tulisan Kang Billy Terima Kasihku pada Sang Buddha-, “…berbuat baik pada sesama (Dana); menghindari perbuatan jahat atau berusaha tidak menyakiti sesama (Sila); dan berusaha menyucikan pikiran (samadhi).”

Sebaliknya, ketika kejahatan menguasai pikiran seorang manusia maka sikap yang muncul di antaranya adalah kemarahan, kebencian, kedengkian. Begitu kuat pikiran jahat hingga mampu mendorong seseorang melakukan perbuatan yang tak terduga dan merugikan orang lain. Contohnya seperti yang Kang Billy ceritakan dalam Kesucian Ramadhan Dinodai Aksi Kekerasan.

Pada tulisan lain Kang Billy bercerita tentang seorang pejuang pluralis, K.H. Prof. DR. Jalaluddin Rakhmat yang lebih dikenal dengan panggilan Kang Jalal. Para pluralis adalah orang-orang yang mengakui dan menghargai keberagaman sebagai sama baik dan sama benarnya. Bagi para pejuang pluralis, yang utama dalam hidup mereka bukan lagi ego atau ke-aku-an, melainkan Dia Yang Maha Mencinta. “Membela hak-hak kaum tertindas dan minoritas, pencinta kaum papa alias para mustadh’afin,” seperti tutur Kang Billy dalam Mengingat Kematian di Hari Ulang Tahun, adalah bentuk cinta mereka pada Sang Khalik. Dan bagi kaum yang tertindas apa yang dilakukan para pejuang ini adalah bukti bahwa Yang Maha Penyayang tidak pernah meninggalkan mereka.

Doa bagi Kang Jalal dan pejuang kebaikan lainnya agar dijauhkan dari halangan, dalam segala wujudnya. Karena bukan tidak mungkin hujatan bahkan kekerasan fisik mengancam saat melaksanakan niat luhur mereka.

Tidak pernah diragukan tingkat keimanan mereka pada Yang Maha Memberi Kekuatan, tapi bisa saja sesekali mereka merasakan letih ketika menyaksikan kekerasan, ketidak adilan, kesewenang-wenangan begitu berkuasa dan dengan angkuh memamerkan kekuatannya.

&quot;When I despair, I remember that all through history the way of truth and love has always won. There have been tyrants and murderers and for a time they seem invincible, but in the end, they always fall — think of it, always.&quot;

Semoga kalimat di atas yang pernah diucapkan almarhum Mahatma Gandhi, pejuang anti kekerasan –dengan paham ahimsanya— dan juga seorang pluralis, bisa memberi kelegaan ketika sesak mendera hati orang-orang yang berkehendak baik itu.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terimakasih Kang Billy, dengan antusias saya kunjungi <a href="http://jagatalit.com" rel="nofollow">http://jagatalit.com</a> dan <a href="http://jagatalun.com" rel="nofollow">http://jagatalun.com</a>. Saya baru sempat membaca beberapa tulisan, tapi itu sudah membuat saya berpikir lumayan lama.</p>
<p>Seperti kita tahu, ada 2 kekuatan di alam jagat ini yaitu kebaikan dan kejahatan. Keduanya sama hebat. Dan keduanya berebut untuk menguasai akal pikiran manusia. Jika kekuatan baik konstruktif dan menentramkan hati maka kekuatan jahat merusak dan menakutkan.</p>
<p>Saat kekuatan baik merajai akal pikiran, maka yang terjadi adalah perilaku manusia yang senantiasa –saya kutip tulisan Kang Billy Terima Kasihku pada Sang Buddha-, “…berbuat baik pada sesama (Dana); menghindari perbuatan jahat atau berusaha tidak menyakiti sesama (Sila); dan berusaha menyucikan pikiran (samadhi).”</p>
<p>Sebaliknya, ketika kejahatan menguasai pikiran seorang manusia maka sikap yang muncul di antaranya adalah kemarahan, kebencian, kedengkian. Begitu kuat pikiran jahat hingga mampu mendorong seseorang melakukan perbuatan yang tak terduga dan merugikan orang lain. Contohnya seperti yang Kang Billy ceritakan dalam Kesucian Ramadhan Dinodai Aksi Kekerasan.</p>
<p>Pada tulisan lain Kang Billy bercerita tentang seorang pejuang pluralis, K.H. Prof. DR. Jalaluddin Rakhmat yang lebih dikenal dengan panggilan Kang Jalal. Para pluralis adalah orang-orang yang mengakui dan menghargai keberagaman sebagai sama baik dan sama benarnya. Bagi para pejuang pluralis, yang utama dalam hidup mereka bukan lagi ego atau ke-aku-an, melainkan Dia Yang Maha Mencinta. “Membela hak-hak kaum tertindas dan minoritas, pencinta kaum papa alias para mustadh’afin,” seperti tutur Kang Billy dalam Mengingat Kematian di Hari Ulang Tahun, adalah bentuk cinta mereka pada Sang Khalik. Dan bagi kaum yang tertindas apa yang dilakukan para pejuang ini adalah bukti bahwa Yang Maha Penyayang tidak pernah meninggalkan mereka.</p>
<p>Doa bagi Kang Jalal dan pejuang kebaikan lainnya agar dijauhkan dari halangan, dalam segala wujudnya. Karena bukan tidak mungkin hujatan bahkan kekerasan fisik mengancam saat melaksanakan niat luhur mereka.</p>
<p>Tidak pernah diragukan tingkat keimanan mereka pada Yang Maha Memberi Kekuatan, tapi bisa saja sesekali mereka merasakan letih ketika menyaksikan kekerasan, ketidak adilan, kesewenang-wenangan begitu berkuasa dan dengan angkuh memamerkan kekuatannya.</p>
<p>&#8220;When I despair, I remember that all through history the way of truth and love has always won. There have been tyrants and murderers and for a time they seem invincible, but in the end, they always fall — think of it, always.&#8221;</p>
<p>Semoga kalimat di atas yang pernah diucapkan almarhum Mahatma Gandhi, pejuang anti kekerasan –dengan paham ahimsanya— dan juga seorang pluralis, bisa memberi kelegaan ketika sesak mendera hati orang-orang yang berkehendak baik itu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Billy Soemawisastra</title>
		<link>http://jagatalit.com/about/#comment-17</link>
		<dc:creator><![CDATA[Billy Soemawisastra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2008 16:37:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-17</guid>
		<description><![CDATA[Terima kasih atas kunjungan Anda ke Jagat Alit, Bung Hatim. Insyaallah saya akan berkunjung ke blog Anda.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih atas kunjungan Anda ke Jagat Alit, Bung Hatim. Insyaallah saya akan berkunjung ke blog Anda.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Hatim Gazali</title>
		<link>http://jagatalit.com/about/#comment-16</link>
		<dc:creator><![CDATA[Hatim Gazali]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2008 03:20:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-16</guid>
		<description><![CDATA[Salam kenal,
berkunjung juga ke gazali.wordpress.com]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal,<br />
berkunjung juga ke gazali.wordpress.com</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

