Arsip Penulis: Arthur John Horoni

Tentang Arthur John Horoni

Pekerja sosial di bidang advokasi perburuhan dengan wilayah kegiatan di seluruh Indonesia. Mantan aktivis Yakoma (Yayasan Komunikasi Massa)

Tanah Papua Zona Darurat (1)

Tulisan ini merupakan catatan perjalanan Arthur J. Horoni, yang pada pertengahan hingga penghujung Maret 2009, berkunjung ke Provinsi Papua Barat, khususnya Kabupaten Teluk Bintuni. Kunjungan Arthur ke wilayah ini, sebenarnya hanya untuk menemui para alumni pelatihan rakyat. Pelatihan yang sering diselenggarakan oleh Pelayanan Masyarakat Kota – Huria Kristen Batak Protestan (PMK-HKBP) Jakarta di berbagai daerah. [...]

Categories: Refleksi, Wacana | Tags: , , | 4 Komentar

Tanah Papua Zona Darurat (2)

Tanah Merah Baru: Mama-mama tak Bisa lagi Menjaring Udang Bila rakyat Sebyar telah bergerak menggugat BP Tangguh, komunitas Tanah Merah Baru yang hanya dibatasi pagar dengan proyek, seolah terbuang tak berdaya. Kampung Tanah Merah Baru (TMB), dibangun BP Tangguh untuk relokasi penduduk Tanah Merah Lama yang areanya dibeli Proyek LNG Tangguh. Sekitar 101 rumah dibangun [...]

Categories: Refleksi, Wacana | Tags: , , | Tinggalkan Komentar

Rakyat dan Pergaulan Antar-Iman

Saya bertumbuh menjadi remaja di tengah komunitas majemuk (etnis dan agama) di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Seingat saya, di tahun 50-60-an itu, tak ada persoalan menyangkut pergaulan antar-etnis maupun antar-iman. Waktu itu, sejoli yang ”terlibat” percintaan dan memilih berumah tangga tak begitu pusing dengan urusan beda agama atau beda suku. Mereka bisa menikah di Kantor [...]

Categories: Agama, Inspirasi, Refleksi | Tags: , , , , | 2 Komentar

Kenangan Natal yang Tersisa: Spiritualitas Natal dalam SMS

Oleh: Arthur J. Horoni Saya    mendapat 47 SMS ucapan selamat Natal di penghujung Desember 2008 yang baru saja kita lewati. Pesan paling awal, tiba 24 Desember 2008, dari sobatku — tapi kami lebih dekat dan saling menyapa dengan sebutan “saudaraku” — seorang Muslim. Ia menulis,  “Saudaraku, Sang Mesias tak ke mana-mana. Dia senantiasa ada dalam [...]

Categories: Agama, Inspirasi, Refleksi | Tags: , , , , , | Tinggalkan Komentar

Andaikan Tak Ada Pesta Natal

Oleh: Arthur J. Horoni Lebih baik, berusahalah supaya keadilan mengalir seperti air, dan kejujuran seperti sungai yang tak pernah kering. (Amos 5: 21-24) Oleh krisis global yang melanda dunia saat ini, rakyat Indonesia semakin sengsara. Harga produk pertanian merayap, padahal pupuk mahal, bahkan jadi ajang perselingkuhan pejabat dengan distributor yang tentu mencekik petani. Bayangkan bagaimana [...]

Categories: Agama, Inspirasi, Refleksi, Wacana | Tags: , , , , , , , , , | 1 Komentar

Memperingati 1 Mei: Mengenang Chun Tae-il

Siapakah gerangan Chun Tae-il? Waktu itu, 13 November 1970, ia cuma seorang lelaki muda, buruh yang dibayar amat rendah, tukang potong pakaian di pabrik garmen di Pasar Damai, Seoul, Korea Selatan. Namun hari itu, buruh muda 22 tahun itu menorehkan tragedi yang mengguncang tidak saja Semenanjung Korea, namun dunia: ia membakar dirinya sampai mati, agar [...]

Categories: Inspirasi, Resensi Buku | Tags: , , | 1 Komentar

Dari Penyadaran ke Refleksi

Jalan untuk Memperkuat Rakyat Sebuah goresan pengalaman. Urban Rural Mission (URM) menjunjung tinggi rakyat sebagai tokoh dari perubahan dan sejarah. (Rev. Dr.A. George Ninan, Bishop Nasik, India) Pada mulanya arti kata “rakyat” bagi saya tak berbeda dengan pemahaman umum, yakni kumpulan orang-orang (individu). Ia sama saja artinya dengan kata “masyarakat”. Tahun 1972, di Surabaya tatkala [...]

Categories: Inspirasi, Wacana | Tags: , , , , , | Tinggalkan Komentar

Blog pada WordPress.com. Tema: Adventure Journal oleh Contexture International.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.