Puisi

Di Sebuah Tajug

Di tajug ini Tak lagi kudengar suara bedug Hanya suara-suara tanpa suara Menghiba Sang Maha Empunya Di tajug ini Tak lagi kudengar dengusan nafas Degupan jantung, ketukan nadi Hanya bisikan ruh selangit penuh Memuja Sang Maha Ruh Seraya bersimpuh Di tajug ini Kucoba menyatu dengan angin Dengan malam Dengan gemawan Dengan bintang Dengan pepohonan Dengan [...]

Categories: Puisi | Tags: , | Tinggalkan Komentar

Yesus dan Petani Andalas Utara

Adakah masih kami disebut petani bila cuma punya tubuh golok dan pacul? ………………………………………. Tak elok, kawan tak elok orang bilang kau penggarap penunggu kuli tani ……………………………………. Kau siapa? ……………………………………. Kita sama sobat petani tak bertanah karena tanah petani dari abad ke abad dijarah para raja, tuan tanah, penjajah bertukar jadi tanah negara perkebunan swasta perkebunan [...]

Categories: Puisi | Tags: , , , , , , , | 1 Komentar

Dalam Rengkuhan Stupa

Dalam rengkuhan stupa kurasakan lirih angin berderai membelai tubuh Sang Buddha. Dan Kau pun tersenyum menyapa Sanghyang Maitreya. Dalam rengkuhan stupa kudengar suara azan menghablur, merasuki celah-celah candi. Dan, stupa-stupa pun bergumam, menyebut namaMu. Dalam rengkuhan stupa tak terasa kusapa diriMu. Dalam diam, dalam hening. Dalam kelengangan semesta. Tuhanku, begitu banyak rumahMu. Dalam rengkuhan stupa [...]

Categories: Puisi | Tags: , , , | Tinggalkan Komentar

Nestapa Biarkan Sirna, Gadisku

(Bones of my bones, flesh of my flesh, blood of my blood) Riuh rendah tangismu ketika kau terjebak di rimba alam fana Anganku menjelma nyata saat kusaksikan tingkahmu nan gempita November tanggal sebelas, hari yang penuh kegembiraan itu Tahun 1988 menjadi titimangsa sejarah kelahiranmu Yang berjalan tanpa terasa hingga kau pun menjelma seorang dara Lakon [...]

Categories: Puisi | 11 Komentar

Mantra Gayatri

Om bhur bhuvah svah tat savitur varenyam bhargo devasya dhimahi dhiyo yo nah pracodayat. Ketika kau baca Mantra Gayatri tak ada lagi batas antara sukma dan surya seperti sungai Gangga dan Jamuna yang menyatu, menuju samudera. Sirami aku dengan cahaya, katamu biarkan jantungku bercahaya biarkan darahku bercahaya biarkan peparuku bercahaya biarkan napasku menghembuskan cahaya biarkan [...]

Categories: Puisi | Tags: , , , , | 1 Komentar

Sieun Mulang

Sagara kahuripan geus lila dikojayan Bari neuleuman kadorakaan Poho yen kuring kungsi jangji Ka Gusti Jangji moal hilap ka Anjeunna Jangji bakal asih ka sasama Tapi duh Gusti Kuring teu wasa nyinglar gogoda Hirup bolokot ku dosa Gusti, ulah baeud Wanci kuring mulang ka Anjeun Billy Soemawisastra Jakarta, 13 Juni 2007

Categories: Puisi | Tinggalkan Komentar

Bangkitlah Kau, Anakku

(Tempora muntatur, nos et muntatur in ilis) Riang jenaka, itu yang selalu ingin kulihat dalam dirimu Enyahkan segala duka, biarkan terbang bersama debu Nur Illahi tak akan pernah henti menerangi relung-relung hatimu Di hadapanmu terbentang luas samudera kehidupanmu Hadapi segalanya dengan semangat berkobar di dadamu Ilalang bukan penghalang, sibaklah tanpa sedikit pun ragu Kendalikan perasaanmu [...]

Categories: Puisi | Tinggalkan Komentar

Blog pada WordPress.com. Tema: Adventure Journal oleh Contexture International.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.