<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Jagat Alit &#187; Barack Hussein Obama</title>
	<atom:link href="http://jagatalit.com/tag/barack-hussein-obama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jagatalit.com</link>
	<description>Menyemai Gagasan, Mensyukuri Nikmat Tuhan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Aug 2010 16:08:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='jagatalit.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/5b9d7a5193b11aa3dcc0a9dd2fd8c982?s=96&#038;d=http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Jagat Alit &#187; Barack Hussein Obama</title>
		<link>http://jagatalit.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://jagatalit.com/osd.xml" title="Jagat Alit" />
	<atom:link rel='hub' href='http://jagatalit.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>So Help Me God</title>
		<link>http://jagatalit.com/2009/01/26/so-help-me-god/</link>
		<comments>http://jagatalit.com/2009/01/26/so-help-me-god/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2009 17:13:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Billy Soemawisastra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Wacana]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[Barack Hussein Obama]]></category>
		<category><![CDATA[Sumpah Presiden]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jagatalit.wordpress.com/?p=922</guid>
		<description><![CDATA[Sudah berlangsung sepekan, Presiden Amerika Serikat ke-44,  Barack Hussein Obama, berkantor di Gedung Putih Washington. Tetapi saya masih terkesan dengan rangkaian upacara pelantikan Presiden AS berkulit hitam itu,  pada tanggal 20 Januari lalu. Pada hari tersebut, tak bosan-bosannya saya memelototi layar CNN, yang menyiarkan langsung acara inaugurasi Presiden AS, mulai pukul sebelas malam hingga jam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jagatalit.com&amp;blog=2185836&amp;post=922&amp;subd=jagatalit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Sudah berlangsung sepekan, Presiden Amerika Serikat ke-44,  Barack Hussein Obama, berkantor di Gedung Putih Washington. Tetapi saya masih terkesan dengan rangkaian upacara pelantikan Presiden AS berkulit hitam itu,  pada tanggal 20 Januari lalu. Pada hari tersebut, tak bosan-bosannya saya memelototi layar CNN, yang menyiarkan langsung acara inaugurasi Presiden AS, mulai pukul sebelas malam hingga jam lima pagi (WIB).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Rangkaian acara inaugurasi Presiden AS  itu memang berjalan sangat lambat. Nyaris bertele-tele, seakan tidak mau kehilangan detail sedikit pun. Tetapi itu merupakan kepatuhan warga Amerika terhadap prosedur operasional standar (SOP) yang mereka sepakati, sejak zaman George Washington.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Apa yang dilakukan warga Amerika dalam acara pelantikan Presiden Barack Hussein Obama, tempo hari, sebenarnya hanya merupakan pengulangan empat tahun sekali. Bedanya, acara tersebut, kali ini mencatat rekor tertinggi dalam sejarah Amerika, dalam hal jumlah orang yang hadir untuk menyaksikan acara pelantikan itu secara langsung di seputar gedung Capitol Hill.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Hampir dua juta orang hadir di lokasi acara, dan mungkin mencapai milyaran pasang mata menyaksikannya melalui layar televisi. Itu tak lain lantaran Barack Hussein Obama adalah Presiden AS paling fenomenal dalam sejarah. Selain untuk pertama kalinya Amerika Serikat mempunyai presiden berkulit hitam, juga karena Obama berhasil &#8220;menyihir&#8221; Amerika dan dunia, dengan janji-janjinya tentang &#8220;perubahan&#8221;.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-936" title="pidato-presiden-obama-dan-crowd" src="http://jagatalit.files.wordpress.com/2009/01/pidato-presiden-obama-dan-crowd.jpg?w=300&#038;h=240" alt="pidato-presiden-obama-dan-crowd" width="300" height="240" /></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><em>Jutaan warga AS, simak pidato Presiden Obama.</em><br />
</span>
</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Masih terlalu dini untuk dibuktikan, apakah janji-janji Obama itu benar-benar dilaksanakan. Maklum, baru seminggu ia berkantor di istana presiden. Tetapi Amerika dan dunia memang membutuhkan obat mujarab, untuk menyembuhkan perekonomian global yang sedang sakit (dan wabah penyakit itu berawal dari Paman Sam).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Selain pemulihan ekonomi, Amerika juga perlu memulihkan citranya di mata dunia. Sejak George Walker Bush, presiden sebelumnya, mencanangkan dan melaksanakan kebijakan <em>War against Terrorism</em> pasca tragedi WTC 11 September 2001, citra Amerika kian memburuk.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Ratusan ribu masyarakat sipil terbunuh, dalam perang yang konon dilancarkan untuk memberantas para teroris itu. Afghanistan dan Irak, menjadi ladang pembantaian masyarakat sipil yang dilakukan tentara Amerika. Belum lagi ratusan atau bahkan ribuan warga sipil lainnya, disiksa dan dianiaya di penjara-penjara Guantanamo, Abu Ghraib, dan penjara lainnya, dengan tuduhan melakukan serangan teror terhadap Amerika. Banyak di antara mereka yang terbukti tidak bersalah, namun sudah terlanjur disiksa dan dihina martabat kemanusiaannya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Dukungan pemerintah Amerika Serikat terhadap Israel, yang meluluhlantakkan Gaza City dan membunuh ratusan ribu warga Palestina belum lama ini, semakin membuat wajah Paman Sam coreng-moreng di mata warga dunia. Wajar, jika kemudian masyarakat Amerika dan dunia berharap banyak pada Barack Hussein Obama, yang telah berjanji melakukan berbagai perubahan untuk memperbaiki situasi negerinya dan dunia.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Kembali pada acara pelantikan Presiden Barack Hussein Obama. Setidaknya ada tiga hal yang membuat saya terkesan pada acara pelantikan tersebut. Pertama, disiplin yang tinggi masyarakat Amerika ketika menyaksikan acara bersejarah itu.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Jutaan massa yang memadati lapangan dan jalan-jalan di seputar Capitol Hill dan White House, tampak mampu mengatur diri. Tak ada kerusuhan ataupun keriuhan yang tidak perlu. Mereka hanya bersorak dan berteriak histeris pada saat-saat yang tepat. Misalnya sebelum dan sesudah Obama dilantik, dan sebelum serta sesudah Presiden AS ke-44 itu berpidato. Tetapi sewaktu upacara pengucapan sumpah presiden berlangsung, dan saat sang presiden berpidato selama sekitar 18 menit, massa yang membludak itu diam, mendengarkan dengan khidmat. Hanya sesekali mereka bertepuk tangan, pada kalimat-kalimat tertentu dalam pidato Presiden Obama, yang mengena di hati mereka.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Mereka juga diam mendengarkan dalam hening, sewaktu Aretha Franklin menyanyikan lagu <a href="http://www.youtube.com/watch?v=a7c2lC9JlJo" target="_blank"><em>My Country Tis of Thee</em></a>. Begitu pula tatkala para pemusik senior seperti Itzhak Perlman, Yo-Yo Ma, Gabriela Montero dan Anthony McGill, memainkan sebuah komposisi musik hasil karya John William, <a href="http://www.youtube.com/watch?v=WM5mLlP7WNo&amp;feature=related" target="_blank"><em>Air and Simple Gift</em></a>.  Ketika lagu ini dimainkan secara instrumental beberapa saat menjelang pengucapan sumpah Presiden Obama, kerumunan massa yang berjumlah hampir dua juta orang itu mendengarkan dengan sabar, dan baru bertepuk tangan setelah pertunjukan selesai.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-939" title="aretha-franklin" src="http://jagatalit.files.wordpress.com/2009/01/aretha-franklin.jpg?w=300&#038;h=144" alt="aretha-franklin" width="300" height="144" /></span></p>
<p style="text-align:center;"><em><span style="color:#003366;">Aretha Franklin, ketika beraksi di Capitoll Hill.</span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Kesan kedua adalah penampilan egaliter Presiden Barack Hussein Obama dan Wakil Presiden Joe Biden, dalam seluruh rangkaian acara inaugurasi.  Terutama sewaktu mereka berparade di sepanjang jalan 15th Street dan Pennsylvania Avenue, yang membentang sepanjang tiga kilometer antara Capitol Hill dan White House.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Semula, kedua pemimpin AS ini berada dalam <em>limousine</em>-nya masing-masing, yang berjalan sangat lambat, sambil melambai-lambaikan tangan ke arah kerumunan massa yang memadat di kedua sisi jalan. Tetapi 15 menit kemudian, Presiden Obama dan isterinya Michelle Obama, keluar dari mobil kepresidenan berplat nomor USA 1, lalu berjalan kaki, diikuti Joe dan Jill Biden.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Hanya sesekali Obama dan isterinya kembali masuk ke dalam mobil, untuk kemudian keluar lagi guna menyapa rakyatnya sambil berjalan kaki. Joe dan Jill Biden bahkan terus berjalan kaki hingga memasuki White House. Presiden Obama dan Wakil Presiden Joe Biden serta para isterinya, tampak tidak merasa takut apapun. Mereka melambai-lambaikan tangan dengan riang sambil melangkah santai. Padahal para pengawal presiden, Secret Service, telah menyediakan mobil yang mereka juluki <em>The Beast</em>, mobil yang sistem pengamanannya sangat canggih. Mobil yang konon tak bakal mempan ditembak roket sekalipun.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-940" title="iring-iringan-obama" src="http://jagatalit.files.wordpress.com/2009/01/iring-iringan-obama.jpg?w=300&#038;h=200" alt="iring-iringan-obama" width="300" height="200" /><img class="aligncenter size-medium wp-image-941" title="obama-walking" src="http://jagatalit.files.wordpress.com/2009/01/obama-walking.jpg?w=300&#038;h=171" alt="obama-walking" width="300" height="171" /><img class="aligncenter size-medium wp-image-942" title="obama-michelle-jalan-kaki" src="http://jagatalit.files.wordpress.com/2009/01/obama-michelle-jalan-kaki.jpg?w=300&#038;h=210" alt="obama-michelle-jalan-kaki" width="300" height="210" /><img class="aligncenter size-medium wp-image-943" title="joe-jill-biden" src="http://jagatalit.files.wordpress.com/2009/01/joe-jill-biden.jpg?w=300&#038;h=187" alt="joe-jill-biden" width="300" height="187" /></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><em>&#8220;Aksi jalan kaki&#8221; Presiden Obama dan Wapres Biden.</em><br />
</span>
</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Penampilan egaliter, santai, terkesan informal, juga diperlihatkan para mantan Presiden AS yang ikut menghadiri acara inaugurasi untuk Barack Obama. George Bush Senior, Bill Clinton, Jimmy Carter, dan bahkan George Walker Bush yang oleh sebagian masyarakat dunia dinilai sebagai Presiden AS paling arogan, dalam acara ini tampil sebagai tokoh-tokoh yang tampak egalitarian.  Semua ini tentu hanya kesan saya pribadi. Anda berhak tidak setuju.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><strong>US Presidential Oath</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Kesan ketiga &#8212; dan ini yang paling membenam dalam ingatan saya &#8212; adalah sikap rendah hati masyarakat Amerika di hadapan Tuhan. Sikap ini tercermin dalam kalimat terakhir Sumpah Presiden Amerika Serikat (US Presidential Oath), yakni:  <em>So Help Me God</em>. Terjemahan bebasnya: &#8221; Semoga Tuhan membantu/menolong saya.&#8221; Bisa juga diartikan, &#8220;Oleh karena itu Ya Tuhan, tolonglah/bantulah saya.&#8221;</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><em>So Help Me God</em>, adalah sebuah pengakuan di hadapan Tuhan bahwa sehebat apapun manusia, termasuk manusia yang beruntung menjadi Presiden Terpilih Amerika Serikat, hakikatnya hanyalah seorang manusia biasa yang selalu membutuhkan pertolongan Tuhan. Termasuk pertolongan dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin negara adidaya yang sangat berpengaruh di dunia.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><em>So Help Me God</em>, mengandung arti bahwa seorang presiden sekalipun sangatlah kecil di hadapan Tuhan, dan segala daya upaya yang dilakukannya hanya akan berhasil bila memperoleh bantuan/pertolongan Tuhan. Kalimat selengkapnya sumpah Presiden AS, atau <em>United States Presidential Oath </em>itu, adalah sebagai berikut:</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><em>I</em> &#8212; sang tersumpah menyebutkan namanya &#8211; <em> solemnly swear (or affirm) that I will faithfully execute the Office of President of the United States, and will to do the best of my ability, preserve, protect and defend the Constitution of the United States. <strong>So help me God</strong></em>. (Saya bersumpah dengan sesungguh-sungguhnya &#8212; atau menegaskan &#8212; bahwa saya akan melaksanakan tugas-tugas sebagai Presiden Amerika Serikat dengan penuh pengabdian, dan akan memberikan kemampuan saya yang terbaik (guna) menjaga, melindungi dan mempertahankan Konstitusi Amerika Serikat. Oleh karena itu, <strong>Ya Tuhan, tolonglah/bantulah saya</strong>).</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-944" title="president-obamas-oath" src="http://jagatalit.files.wordpress.com/2009/01/president-obamas-oath.jpg?w=300&#038;h=168" alt="president-obamas-oath" width="300" height="168" /><em></em></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><em>Obama mengucapkan sumpah di Capitol Hill.</em><br />
</span>
</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Lalu bandingkan dengan kalimat-kalimat Sumpah Presiden (Wakil Presiden) Republik Indonesia: &#8220;<strong>Demi Allah</strong>, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia (Wakil Presiden Republik Indonesia) dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa.&#8221;</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-945" title="sumpah-presiden-sby" src="http://jagatalit.files.wordpress.com/2009/01/sumpah-presiden-sby.jpg?w=300&#038;h=230" alt="sumpah-presiden-sby" width="300" height="230" /></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><em>Ketika Presiden SBY membacakan sumpah</em>.<br />
</span>
</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Secara keseluruhan, Sumpah Presiden AS dan Sumpah Presiden (Wakil Presiden) RI, memiliki kesamaan arti, hanya redaksionalnya saja yang berbeda. Tetapi ada perbedaan makna yang sangat jauh antara kalimat &#8220;Demi Allah&#8221; yang diucapkan Presiden (Wakil Presiden) RI dengan kalimat &#8220;<em>So help me God</em>&#8221; yang diucapkan Presiden AS.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Kalimat &#8220;Demi Allah&#8221; adalah sebuah kalimat yang bisa diartikan sebagai &#8220;mengatasnamakan Allah&#8221;. Seolah-olah Presiden (dan Wakil Presiden) RI adalah &#8220;wakil Tuhan&#8221; di bumi Indonesia. Sehingga semua tindak-tanduknya, seakan telah mendapat restu Allah. Kalimat &#8220;Demi Allah&#8221; sama sekali tidak mencerminkan kerendah-hatian seorang manusia (termasuk seorang Presiden/Wakil Presiden) di hadapan Tuhan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Sebenarnya tidak mengherankan bila seorang Presiden (Wakil Presiden) RI, merasa dirinya wakil Tuhan, seperti tercermin dalam sumpah yang diucapkannya pada saat pelantikan. Ini merupakan warisan zaman kerajaan-kerajaan di nusantara, yang para rajanya selalu mendaulat diri sebagai wakil Tuhan, sehingga tanpa malu-malu mereka pun menjuluki diri mereka dengan gelar-gelar seperti <em>Khalifatullah</em>, atau <em>Sayyidin Panatagama</em>.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Sedangkan Presiden AS, akan selalu diingatkan (sesuai sumpahnya) bahwa dirinya hanyalah seorang manusia biasa, yang kebetulan terpilih menjadi presiden. Mereka menjadi presiden karena dipilih oleh mayoritas warga AS yang terdaftar sebagai pemilih, bukan karena diangkat oleh Tuhan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Memang Presiden RI pun (sejak Soesilo Bambang Yudhoyono) adalah presiden yang dipilih oleh mayoritas rakyat Indonesia yang ikut memilih. Oleh karenanya, tak perlu lagi mengatasnamakan Allah, dengan mengucapkan &#8220;Demi Allah&#8221; ketika membacakan  sumpah.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Sumpah Presiden (Wakil Presiden) RI dan Sumpah Presiden AS, termaktub dalam konstitusi negara masing-masing. Tetapi tidak ada konstitusi buatan manusia yang tidak bisa diamandemen. Seperti juga konstitusi AS yang seringkali diamandemen, dan juga Undang-Undang Dasar NKRI yang beberapa bagian di antaranya telah diamandemen.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Jadi, tidak ada salahnya, bila suatu saat nanti, dalam sidang Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), para wakil rakyat (DPR dan DPD) yang terpilih lewat Pemilu, mengamandemen Sumpah Presiden (Wakil Presiden) RI, dengan mengganti kalimat &#8220;Demi Allah&#8221; dengan kalimat yang lebih manusiawi, yang lebih mencerminkan kerendah-hatian seorang manusia di hadapan Allah. Kalimat &#8220;Demi Allah&#8221; itu bisa diganti dengan kalimat, misalnya, &#8220;Semoga Allah Berkenan&#8221;,  &#8220;Semoga Allah Memberkati&#8221;, atau &#8220;Ya Allah, Restuilah&#8221;, &#8220;Ya Allah, Saksikanlah&#8221;.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Yang juga perlu diubah adalah cara membacakan sumpah. Presiden (Wakil Presiden RI, mengucapkan sumpahnya dengan membacakan teks. Sedangkan Presiden (dan Wakil Presiden AS) mengucapkannya dengan menghafalnya terlebih dulu, dipandu oleh seorang Hakim Agung atau Ketua Mahkamah Agung.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Mengucapkan sumpah dengan membacakan teks, terasa datar dan kurang membangkitkan emosi bagi yang membaca dan menyaksikannya. Sedangkan bila mengucapkannya tanpa teks, akan terasa sangat emosional. Meskipun memang resikonya cukup tinggi, yakni lupa dengan apa yang harus diucapkan. Seperti yang dialami Presiden Barack Hussein Obama, dan Ketua Mahkamah Agung AS John G. Roberts. Keduanya sempat lupa dengan kalimat-kalimat sumpah yang harus diucapkan di hadapan jutaan khalayak di Capitol Hill, sehingga pengucapan sumpah Presiden Barack Hussein Obama harus diulang esok harinya di Gedung Putih, dengan hanya disaksikan kalangan terbatas.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-946" title="US-POLITICS-OBAMA" src="http://jagatalit.files.wordpress.com/2009/01/obamas-oath-tahe-2.jpeg?w=300&#038;h=175" alt="US-POLITICS-OBAMA" width="300" height="175" /></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><em>Mengulang pengucapan sumpah di White House.</em><br />
</span>
</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;">Yang juga cukup menarik (berbeda dengan tradisi pelantikan Presiden/Wakil Presiden RI), kalimat-kalimat sumpah yang diucapkan Presiden AS dan Wakil Presiden AS, tidaklah sama. Sumpah Wakil Presiden AS, lebih panjang dibandingkan dengan sumpah presidennya. Berikut, petikannya:</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span class="contenttext"><em>I do solemnly swear (or affirm) that I will support and defend the Constitution of the United States against all enemies, foreign and domestic; that I will bear true faith and allegiance to the same; that I take this obligation freely, without any mental reservation or purpose of evasion; and that I will well and faithfully discharge the duties of the office on which I am about to enter: <strong>So help me God</strong>.</em></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span class="contenttext">Walau bagaimana pun, ruang lingkup kekuasaan seorang presiden, berbeda dengan wakil presiden. Begitu pula beban tanggung jawabnya. Tugas seorang wakil presiden hanyalah memberikan <em>support</em> (bantuan) kepada presiden, sesuai kapasitasnya. Sehingga wajarlah bila kalimat-kalimat sumpah yang mereka ucapkan pun berbeda. Bila kalimat-kalimat sumpah yang diucapkan presiden dan wakil presiden (seperti yang selama ini dilakukan di Indonesia), sama bunyinya, tidak menutup kemungkinan sang wakil presiden merasa sama kedudukannya dengan presiden<em>. </em>Meskipun memang kalimat-kalimat sumpah, bukan satu-satunya faktor yang bisa menyebabkan hal itu.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span class="contenttext">Sekali lagi, Anda boleh setuju, boleh juga tidak dengan apa yang saya uraikan dalam tulisan ini. Tetapi jika Anda telah selesai membaca tulisan ini, mari kita bersama-sama mendengarkan sebuah lagu dari 50 Stars, yang tersimpan di situs You Tube, dengan mengklik:<em> <a href="http://www.youtube.com/watch?v=64AetAi5E8E" target="_blank"><strong>So Help Me God, a Tribute to President Obama</strong></a>.</em></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span class="contenttext"><strong>Billy Soemawisastra</strong></span></span></p>
<h5 style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><span class="contenttext"><strong>[Foto-foto: <a href="http://www.washingtonpost.com/wp-dyn/content/article/2009/01/22/AR2009012200772.html" target="_blank">www.washingtonpost.com</a>, <a href="http://pemilu2004.goblogmedia.com/sby-disumpah.html" target="_blank">www.goblogmedia.com</a>, <a href="http://media.gatewaync.com/wsj/photos/2009/01/20/parade.jpg" target="_blank">www.gatewaync.com</a>, <a href="http://images.huffingtonpost.com/gen/45527/original.jpg" target="_blank">huffingtonpost.com</a>, <a href="http://i.usatoday.net/news/_photos/2008/01/20/parade-topper.jpg" target="_blank">www.usatoday.net</a>, <a href="http://www.swamppolitics.com/news/politics/blog/2009/01/20/parade%20cade.jpg" target="_blank">swamppolitics.com</a>]<br />
</strong></span></span></h5>
<br />Posted in Inspirasi, Politik, Refleksi, Wacana Tagged: Amerika Serikat, Barack Hussein Obama, Sumpah Presiden <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jagatalit.wordpress.com/922/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jagatalit.wordpress.com/922/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jagatalit.wordpress.com/922/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jagatalit.wordpress.com/922/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jagatalit.wordpress.com/922/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jagatalit.wordpress.com/922/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jagatalit.wordpress.com/922/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jagatalit.wordpress.com/922/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jagatalit.wordpress.com/922/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jagatalit.wordpress.com/922/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jagatalit.wordpress.com/922/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jagatalit.wordpress.com/922/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jagatalit.wordpress.com/922/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jagatalit.wordpress.com/922/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jagatalit.com&amp;blog=2185836&amp;post=922&amp;subd=jagatalit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jagatalit.com/2009/01/26/so-help-me-god/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b9e9e8a3e93a2a924ada8d35974d97c9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Billy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jagatalit.files.wordpress.com/2009/01/pidato-presiden-obama-dan-crowd.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pidato-presiden-obama-dan-crowd</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jagatalit.files.wordpress.com/2009/01/aretha-franklin.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">aretha-franklin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jagatalit.files.wordpress.com/2009/01/iring-iringan-obama.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">iring-iringan-obama</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jagatalit.files.wordpress.com/2009/01/obama-walking.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">obama-walking</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jagatalit.files.wordpress.com/2009/01/obama-michelle-jalan-kaki.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">obama-michelle-jalan-kaki</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jagatalit.files.wordpress.com/2009/01/joe-jill-biden.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">joe-jill-biden</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jagatalit.files.wordpress.com/2009/01/president-obamas-oath.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">president-obamas-oath</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jagatalit.files.wordpress.com/2009/01/sumpah-presiden-sby.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sumpah-presiden-sby</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jagatalit.files.wordpress.com/2009/01/obamas-oath-tahe-2.jpeg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">US-POLITICS-OBAMA</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kemenangan Obama, Kemenangan Rakyat Amerika</title>
		<link>http://jagatalit.com/2008/11/07/kemenangan-obama-kemenangan-rakyat-amerika/</link>
		<comments>http://jagatalit.com/2008/11/07/kemenangan-obama-kemenangan-rakyat-amerika/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 20:19:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Billy Soemawisastra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Prominensia]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[Barack Hussein Obama]]></category>
		<category><![CDATA[Hillary Rodham Clinton]]></category>
		<category><![CDATA[John McCain]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Presiden]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jagatalit.wordpress.com/?p=651</guid>
		<description><![CDATA[Berita tentang kemenangan Barack Hussein Obama, sudah diulas habis dalam berbagai media cetak dan online di seluruh dunia, dan ditayangkan berulang-ulang di hampir semua media elektronik. Pesta emosional di pelbagai negeri yang punya keterkaitan historis dengan Presiden Amerika Serikat (terpilih) ke-44 itu, sudah pula dilangsungkan. Antara lain di Kenya, negeri leluhur Obama; Indonesia (Jakarta), tempat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jagatalit.com&amp;blog=2185836&amp;post=651&amp;subd=jagatalit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;">Berita tentang kemenangan Barack Hussein Obama, sudah diulas habis dalam berbagai media cetak dan <em>online</em> di seluruh dunia, dan ditayangkan berulang-ulang di hampir semua media elektronik. Pesta emosional di pelbagai negeri yang punya keterkaitan historis dengan Presiden Amerika Serikat (terpilih) ke-44 itu, sudah pula dilangsungkan. Antara lain di Kenya, negeri leluhur Obama; Indonesia (Jakarta), tempat Obama pernah bersekolah SD; dan bahkan di sebuah kota di Jepang, yang hanya karena kebetulan saja nama kota itu sama dengan nama Sang Presiden Terpilih, Obama. Dan, tentu saja, di Amerika Serikat, ketika sebagian besar warga AS, baik yang berkulit putih maupun yang berkulit hitam dan kulit berwarna lainnya, membaur meluapkan kegembiraannya atas kemenangan Obama.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><img class="size-medium wp-image-653 aligncenter" title="sorak-kemenangan" src="http://jagatalit.files.wordpress.com/2008/11/sorak-kemenangan.jpg?w=374&#038;h=206" alt="sorak-kemenangan" width="374" height="206" /></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><em>Antusiasme rakyat AS menyambut kemenangan Obama.<br />
</em></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;">Seluruh perhatian dunia tertuju pada Obama. Bukan hanya karena sosok Obama dan keluarganya yang merepresentasikan multiras atau multietnis. Tetapi juga lantaran tersimpan harapan bahwa presiden berkulit hitam pertama AS itu akan benar-benar melakukan perubahan, seperti yang ia janjikan dalam serangkaian kampanyenya yang panjang. Seluruh dunia berharap, Obama akan mampu mengatasi krisis ekonomi di negerinya, yang sedikit banyak mempengaruhi perekonomian dunia. Lalu menarik mundur semua tentara AS dari Irak dan Afghanistan, menghapuskan penjara-penjara penyiksaan di Guantanamo, Abu Ghraib dan tempat-tempat lainnya. Menghentikan serangan rudal di Pakistan, bersikap lunak dan mau berdialog dengan Iran, Korea Utara dan beberapa negara Amerika Latin, yang selama ini dimusuhi Amerika. Juga mendukung berdirinya negara Palestina, yang akan hidup damai berdampingan dengan Israel.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;">Di luar semua itu, harus diakui, Amerika memang sedang berubah, karena rakyatnya mau berubah. Terpilihnya Obama yang berkulit hitam, menandakan sedang berlangsungnya perubahan itu. Satu hal yang musykil terjadi di masa lalu. Dan, kemusykilan itu ternyata bisa dihalau karena adanya kemauan yang sangat keras untuk berubah, sesuai dengan semboyan yang sering didengungkan Obama dalam masa kampanyenya: “<em>Yes we can</em>”. Semboyan itu kini semakin bergemuruh di seluruh Amerika: “Ya, kami bisa … berubah”. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><img class="size-full wp-image-661 aligncenter" title="obama-isteri-dan-anak-anaknya" src="http://jagatalit.files.wordpress.com/2008/11/obama-isteri-dan-anak-anaknya.jpg?w=378&#038;h=230" alt="obama-isteri-dan-anak-anaknya" width="378" height="230" /></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><em>Obama dan isterinya, Michelle, beserta kedua puterinya</em>.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><img class="size-full wp-image-662 aligncenter" title="obama-dan-keluarga-di-kenya" src="http://jagatalit.files.wordpress.com/2008/11/obama-dan-keluarga-di-kenya.jpg?w=374&#038;h=303" alt="obama-dan-keluarga-di-kenya" width="374" height="303" /></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><em>Obama (berdiri nomor dua dari kiri) di tengah keluarga </em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><em>besarnya, di Kenya</em>. <em>Duduk nomor dua dari kanan, </em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><em>adalah neneknya dari pihak ayah</em>.<br />
</span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><img class="size-full wp-image-663 aligncenter" title="obama-dan-ayah-tiri-indonesia" src="http://jagatalit.files.wordpress.com/2008/11/obama-dan-ayah-tiri-indonesia.jpg?w=375&#038;h=224" alt="obama-dan-ayah-tiri-indonesia" width="375" height="224" /></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><em>Obama yunior, bersama Ann Dunham (ibunya), </em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><em>Lolo Soetoro (ayah tirinya), dan Maya Soetoro, adiknya, </em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><em>ketika berada di Indonesia, sekitar tahun 1970</em>.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><img class="size-medium wp-image-664 aligncenter" title="obama-dan-sang-ayah" src="http://jagatalit.files.wordpress.com/2008/11/obama-dan-sang-ayah.jpg?w=354&#038;h=366" alt="obama-dan-sang-ayah" width="354" height="366" /></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><em>Barack Hussein Obama Jr. bersama sang ayah, </em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><em>Barack Hussein Obama S</em>r.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><img class="size-medium wp-image-665 aligncenter" title="obama-with-grandparents-sml" src="http://jagatalit.files.wordpress.com/2008/11/obama-with-grandparents-sml.jpg?w=345&#038;h=255" alt="obama-with-grandparents-sml" width="345" height="255" /></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><em>Obama bersama kakek dan neneknya, </em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><em>Stanley dan Madelyn Dunham</em>.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;">Mengapa mereka begitu yakin akan terjadi perubahan? Karena mereka percaya dan selalu konsisten pada sistem politik dan kenegaraan yang mereka sepakati. Sistem yang telah disusun para leluhurnya (<em>the founding fathers</em>) sejak dua abad silam. Sistem yang memungkinkan semua warga negara Amerika Serikat (apapun warna kulitnya dan dari mana pun asal-usulnya) dapat menggapai mimpinya (<em>American Dreams</em>). Dan, mimpi itu, mimpi seorang lelaki berkulit hitam untuk menjadi presiden di negeri yang dicintainya, menjadi kenyataan, seperti yang diungkapkan Barack Hussein Obama, dalam pidato pertamanya sebagai presiden terpilih:</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;">“<em>If there is anyone out there who still doubts that America is a place where all things are possible, who still wonders if the dream of our founders is alive in our time, who still questions the power of our democracy, tonight is your answer …It’s been a long time coming … but tonight, because of what we did on this date in this election at this defining moment, change has come to America</em>.” (<a href="http://www.nytimes.com/2008/11/05/us/politics/05campaign.html?partner=rssnyt&amp;emc=rss" target="_blank">The New York Times</a>)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><img class="size-medium wp-image-654 aligncenter" title="NN_27obama2" src="http://jagatalit.files.wordpress.com/2008/11/barack-obama1.jpg?w=374&#038;h=352" alt="NN_27obama2" width="374" height="352" /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;">Lebih dari itu, adalah sikap <em>gentleman</em>, yang selalu ditunjukkan oleh para calon presiden AS, yang menang maupun yang kalah. Yang kalah, akan segera mengucapkan selamat dan menyatakan dukungannya kepada sang pemenang. Lantas sang pemenang pun akan meminta dukungan kepada rivalnya yang telah dikalahkan, untuk ikut membantu melancarkan program-program pemerintahannya. Setelah pemilihan presiden usai, semua warga kembali berbaur, menjadi bangsa Amerika. Tak lagi terlihat perbedaan antara orang Republik dan orang Demokrat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;">Itu pula yang dilakukan John McCain, kandidat presiden dari Partai Republik, sesaat setelah Obama, rivalnya, dinyatakan menang. Inilah beberapa cuplikan pidato Senator McCain dari Arizona, di Hotel Biltmore, Phoenix, seperti dikutip <a href="http://www.nytimes.com/2008/11/05/us/politics/05campaign.html?partner=rssnyt&amp;emc=rss" target="_blank">The New York Times</a>:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;">“<em>This is a historic election, and I recognize the significance it has for African-Americans and for the special pride that must be theirs tonight … We both realize that we have come a long way from the injustices that once stained our nation’s reputation …. These are difficult times for our country, and I pledge him (</em>Obama<em>) tonight to do all in my power to help him lead us through the many callenges we face … I urge all Americans who supported me to join me in not just congratulating him (</em>Obama<em>), but offering our next president our goodwill and earnest effort to find ways to come together</em>.”</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;">Amerika Serikat yang seakan hampir pecah pada saat kampanye kedua kandidat berlangsung, sekonyong-konyong menyatu kembali. John McCain, yang dalam masa kampanye begitu sering menghujat dan mencela Obama, kini menyatakan dukungannya dan bersedia membantu Presiden Obama, yang sekarang menjadi presidennya. Dalam pidatonya itu, McCain juga tak lupa menyatakan belasungkawa atas wafatnya Madelyn Dunham, nenek Obama, sehari sebelum hari pemungutan suara, seraya menyayangkan bahwa sang nenek tidak sempat menyaksikan kemenangan cucunya. “<em>Senator Obama has achieved a great thing for himself, and for his country</em>,” ujar McCain.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><img class="size-medium wp-image-666 aligncenter" title="mccain-and-obama-shaking-hands" src="http://jagatalit.files.wordpress.com/2008/11/mccain-and-obama-shaking-hands.jpg?w=373&#038;h=293" alt="mccain-and-obama-shaking-hands" width="373" height="293" /></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><em>Barack Hussein Obama dan John McCain</em>.<br />
</span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;">Hal yang sama juga dilakukan Presiden George Walker Bush, yang kebijakan-kebijakannya selalu dihujat Obama selama berkampanye. Presiden AS yang kedudukannya segera akan digantikan Barack Hussein Obama, berharap presiden yang baru terpilih itu secepatnya datang ke Gedung Putih. Ia akan menyambut Presiden Obama dengan penuh kehangatan. Pun, sebaliknya, Obama tak lupa memuji McCain dalam pidato pertamanya sebagai presiden terpilih. Ia meminta McCain dan seluruh rakyat Amerika, membantunya mewujudkan janji-janjinya. Karena, kata Obama, ia tak mungkin melakukan perubahan sendirian.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;">Jiwa besar para negarawan Amerika inilah, yang patut dicatat dan dicontoh. Berani mengaku kalah, dan mampu mendahulukan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi dan kelompok. Sikap kenegarawanan yang berjiwa besar itu pulalah, yang ditunjukkan Hillary Rodham Clinton, ketika dirinya dikalahkan Barack Obama, dalam Konvensi Partai Demokrat. Perempuan perkasa ini spontan menyatakan dukungannya untuk Obama, dan bahkan kemudian ia bersama suaminya, Bill Clinton, ikut terjun menjadi juru kampanye untuk Obama.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><img class="size-medium wp-image-659 aligncenter" title="barack-hillary" src="http://jagatalit.files.wordpress.com/2008/11/barack-hillary.jpg?w=371&#038;h=258" alt="barack-hillary" width="371" height="258" /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="color:#003366;"><em>Barack Hussein Obama dan Hillary Rodham Clinton.</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;">Bagaimana dengan Indonesia? Di negeri ini, sampai kini masih ada mantan presiden yang bahkan tidak mau bertegur sapa dengan presiden yang telah mengalahkannya dalam pemilihan presiden empat tahun lalu.  Ogah mengakui kekalahannya, enggan mengikuti acara-acara kenegaraan yang diselenggarakan presiden terpilih.  Di tataran partai politik (parpol) juga demikian. Masih ada mantan pemimpin parpol yang bersikap tidak bersahabat dengan pemimpin parpol yang menggantikannya. Urusan politik dan kenegaraan sering tak bisa dipisahkan dengan ranah pribadi. Kapankah para politisi dan negarawan Indonesia akan dewasa, agar rakyatnya juga ikut dewasa dalam berpolitik? Mungkinkah kita harus menunggu satu setengah abad lagi, hingga Republik Indonesia berusia dua abad,  seperti Amerika sekarang? </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><strong>Billy Soemawisastra</strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;"><span style="color:#003366;"><span style="font-family:Georgia;"><em>[Foto-foto diambil dari: <a href="http://www.nytimes.com/2008/11/05/us/politics/05campaign.html?partner=rssnyt&amp;emc=rss" target="_blank">www.nytimes.com</a>, <a href="http://graphics.boston.com/universal/site_graphics/blogs/bigpicture/ppotus_07_04/candidates1.jpg" target="_blank">graphic.boston.com</a></em>, <a href="http://www.gossiponthis.com/wp-content/uploads/2008/02/barack-hillary.jpg" target="_blank"><em>gossiphonthis.com</em></a><em>, </em><a href="http://blog.lehighvalleylive.com/today_impact/2008/11/large_BARACK-MICHELLE.JPG" target="_blank"><em>blog.lehighvalleylive.com</em></a><em>, </em><a href="http://obama-mccain.info/compare-obama-mccain-parents.php" target="_blank"><em>obama-mccain info</em></a><em>, </em><a href="http://countrycomestotownblog.blogspot.com/2008/04/obama-with-his-grandparents.html" target="_blank"><em>countrycomestotownblog.blogspot.com</em></a><em>, </em><a href="http://home.comcast.net/~milechai/tv/images/obama.jpg" target="_blank"><em>home.comcast.net</em></a><em>, </em><a href="http://images.chron.com/blogs/txpotomac/McCain%20and%20Obama%20shaking%20hands.jpg" target="_blank"><em>images.chron.com</em></a>] </span></span></p>
<br />Posted in Inspirasi, Politik, Prominensia Tagged: Amerika Serikat, Barack Hussein Obama, Hillary Rodham Clinton, John McCain, Pemilihan Presiden <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jagatalit.wordpress.com/651/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jagatalit.wordpress.com/651/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jagatalit.wordpress.com/651/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jagatalit.wordpress.com/651/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jagatalit.wordpress.com/651/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jagatalit.wordpress.com/651/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jagatalit.wordpress.com/651/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jagatalit.wordpress.com/651/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jagatalit.wordpress.com/651/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jagatalit.wordpress.com/651/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jagatalit.wordpress.com/651/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jagatalit.wordpress.com/651/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jagatalit.wordpress.com/651/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jagatalit.wordpress.com/651/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jagatalit.com&amp;blog=2185836&amp;post=651&amp;subd=jagatalit&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jagatalit.com/2008/11/07/kemenangan-obama-kemenangan-rakyat-amerika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b9e9e8a3e93a2a924ada8d35974d97c9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Billy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jagatalit.files.wordpress.com/2008/11/sorak-kemenangan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sorak-kemenangan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jagatalit.files.wordpress.com/2008/11/obama-isteri-dan-anak-anaknya.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">obama-isteri-dan-anak-anaknya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jagatalit.files.wordpress.com/2008/11/obama-dan-keluarga-di-kenya.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">obama-dan-keluarga-di-kenya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jagatalit.files.wordpress.com/2008/11/obama-dan-ayah-tiri-indonesia.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">obama-dan-ayah-tiri-indonesia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jagatalit.files.wordpress.com/2008/11/obama-dan-sang-ayah.jpg?w=290" medium="image">
			<media:title type="html">obama-dan-sang-ayah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jagatalit.files.wordpress.com/2008/11/obama-with-grandparents-sml.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">obama-with-grandparents-sml</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jagatalit.files.wordpress.com/2008/11/barack-obama1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">NN_27obama2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jagatalit.files.wordpress.com/2008/11/mccain-and-obama-shaking-hands.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">mccain-and-obama-shaking-hands</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jagatalit.files.wordpress.com/2008/11/barack-hillary.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">barack-hillary</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>