Isra Mi’raj


Setidaknya selama sebulan ini (penghujung bulan Juli hingga paruh ketiga Agustus) umat Islam di seluruh dunia merayakan peristiwa Isra Mi’raj, perjalanan spiritual Rasulullah Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, yang kemudian dilanjutkan menuju Sidratil Muntaha. Perjalanan jauh yang berlangsung hanya semalam itu, menurut perhitungan tahun Hijriyah, terjadi pada tanggal 27 Rajab, yang tahun…

SD Harintha, Pencetus Meditasi Hening


Guru meditasi itu telah berpindah ke lain dimensi. Pada dimensi sebelumnya, dimensi fana, Sang Guru hidup dalam kondisi yang serba kekurangan. Berpindah-pindah dari satu rumah petak ke rumah petak lainnya, yang biaya sewanya lebih murah. Tetapi tak pernah sedikit pun Sang Guru mengeluhkan nasibnya. Bahkan sebaliknya, ia selalu mengucapkan terima kasih kepada Sang Pencipta, dan…

Meditasi Hening, Perjalanan Menuju Alam Suwung


Banyak “orang pintar” yang mengklaim dirinya sebagai penemu Meditasi Hening. Tetapi sepanjang pengetahuan saya, Meditasi Hening ini pertama kali diperkenalkan oleh guru saya: Bapak Suratno Dharmo Harintha, pada sekitar tahun 1980-an. Meditasi Hening adalah suatu meditasi yang menggunakan metode dekonsentrasi. Dalam arti, Anda tidak perlu memusatkan pikiran ke suatu titik atau obyek tertentu ketika bermeditasi.…

Resensi Buku: “Sihir AGAPE”


Inilah era komunitas pedagang. Di tiap sudut negeri terhampar mulai dari Mal sampai Kios atau Lapak. Beginilah kurun masa sebentang ideologi dunia, yang secara digjaya berhala pada neoliberalisme. “Pada dasarnya neoliberalisme mengubah manusia menjadi komoditi.” Demikian diktum utama kelumpuhan dunia menurut buku Alternative Globalization Addressing Peoples and Earth (AGAPE) atau “Globalisasi Alternatif Mengutamakan Rakyat dan…

Pada Sebuah Tajug


Di tajug ini Tak lagi kudengar suara bedug Hanya suara-suara tanpa suara Menghiba Sang Maha Empunya Di tajug ini Tak lagi kudengar dengusan nafas Degupan jantung, ketukan nadi Hanya bisikan ruh selangit penuh Memuja Sang Maha Ruh Seraya bersimpuh Di tajug ini Kucoba menyatu dengan angin Dengan malam Dengan gemawan Dengan bintang Dengan pepohonan Dengan…

alun-alun sumedang4

Alun-Alun, Tempat Kita Berkerumun


Jika mengacu pada masa lalu, alun-alun adalah taman kota yang letaknya berada di depan istana keraton. Konon alun-alun dibuat sebagai pembatas antara rakyat dan penguasa. Rakyat tidak boleh masuk ke istana, karena istana harus dijaga kesakralannya. Bila rakyat ingin bertemu sang raja — atau sebaliknya — jika raja ingin bertemu rakyatnya, rakyat harus berkumpul di…