Paulo Coelho, Sang Pendekar Cahaya

12

Selasa, 9 Desember 2008 oleh Billy Soemawisastra


paulo-coelho-desert-in-the-gulf

The warrior knows

that the most important words in all languages

are the small words.

Yes. Love. God.

(Paulo Coelho)

Sudah lama saya ingin menulis tentang Paulo Coelho. Tetapi saya tak pernah bisa menentukan, dengan kalimat apa saya harus memulainya. Orang ini “terlalu besar” buat saya. Di usianya yang sudah tergolong tua — dilahirkan di Rio de Janeiro, Brazil, 1947 – ia justru semakin produktif. Sudah belasan novel spiritual yang ditulisnya, dan novel-novel itu telah diterjemahkan ke sekitar 56 bahasa di dunia. Beberapa novel hasil karyanya menjadi best sellers internasional, dan terjual dalam puluhan juta copy.

Jumlah penggemarnya mencapai puluhan juta orang, tersebar di sekitar 150 negara. Novel-novel yang ditulisnya telah memberikan inspirasi bagi puluhan juta pembacanya, karena umumnya berisi renungan tentang kehidupan. Renungan tentang bagaimana manusia seharusnya menjalani hidup, menyiasati takdir, dan berhubungan dengan sesama manusia dengan landasan Cinta. Bahkan lebih jauh dari itu, dalam berbagai novelnya, Paulo Coelho selalu menyiratkan bahwa hidup yang dianugrahkan Tuhan harus senantiasa disyukuri, dengan cara menjalani hidup secara ikhlas dan sebaik-baiknya.

Nuansa spiritual yang diwarnai ajaran berbagai agama (terutama agama-agama Timur Tengah), terasa sangat kental dalam novel-novelnya seperti The Alchemist, The Pilgrimage, The Zahir, dan The Fifth Mountain. Ada juga novel-novel psikologis seperti Brida, Veronika Dicides to Die, Eleven Minutes, The Devil and Miss Prym, atau By the River Piedra I Sat Down and Wept. Kesemua novelnya berisi renungan tentang kehidupan, meski masing-masing novelnya ditulis dengan gaya penuturan dan angle yang berbeda.

coelho-lagi3paulo-coelho-memanah

Tetapi Paulo Coelho bukan “hanya” seorang novelis. Ia juga seorang penutur kebijakan atau pendakwah lintas agama. Dakwah-dakwahnya bisa dilihat melalui berbagai situs online yang ia miliki, seperti paulocoelhoblog.com dan www.warriorofthelight.com. Berikut, salah satu renungan spiritualnya, pada http://paulocoelhoblog.com:

Pilgrimage is a duty in Muslim and Christian religions, do you think that’s the plan of God for human beings to actually travel in their souls? We are all on a pilgrimage whether we like it or not and the target, or goal, the real Santiago, if you like, is going from birth to death. You must get as much as you can from the journey, because – in the end – the journey is all you have. It doesn’t matter what you accumulate in terms of material wealth, because you are going to die anyway, so why not live? When you realize that you can be brave and that is the first tenant of any spiritual quest – to take risks.

Jika Paulo Coelho Blog berisi renungan harian yang di-update setiap hari dengan berbagai isu keseharian, Warrior of the Light berisi renungan yang lebih mendalam dan di-update secara bulanan. Renungan-renungan itu biasanya dilengkapi kutipan ajaran-ajaran spiritual, yang berasal dari khasanah berbagai agama dan kebudayaan, termasuk kata-kata bijak dari para Sufi. Sesuai dengan nama situsnya — Warrior of the Light atau Pendekar Cahaya — melalui situs ini Coelho bermaksud mengajak semua orang untuk selalu mencari Cahaya Kebenaran dalam hidupnya. Dan, Cahaya Kebenaran itu, sudah ada tuntunannya dalam berbagai kebudayaan dan agama.

coelho1coelho3

Melalui Warrior of the Light maupun Paulo Coelho Blog, sang mestro ini seakan ingin mengatakan bahwa semua agama hakikatnya memiliki tujuan yang sama, yakni mengagungkan Tuhan dan menghormati kehidupan (baik kehidupan diri kita sendiri maupun kehidupan orang lain). Sehingga agama tidak perlu saling dipertentangkan, karena masing-masing memiliki kebenaran (yang hakikatnya, sama). Berikut, salah satu postingan Paulo Coelho, dalam Warrior of the Light, dengan topik The Languanges that God Speaks:

Below are some of those prayers:
Dhammapada (attributed to Buddha)
Instead of a thousand words,
Better just one,
One that brings peace.
Instead of a thousand verses,
Better just one,
One that shows beauty.
Instead of a thousand songs,
Better just one,
One that spreads joy.

Mevlana Jelaluddin Rumi, 13th century
Out there, besides what is right and what is wrong, there is an enormous field.
That is where we will meet.

Prophet Mohammed, 7th century
Oh Allah! I come to you because you know all, even what is hidden.
If what I am doing is good for me and my religion, for my life now and later, then let the task be easy and blessed.
If what I am doing now is bad for me and my religion, for my life now and later, then keep me far from this task.

Jesus of Nazareth, Matthew 7;7-8
Ask, and it shall be given you;
seek and you shall find;
knock, and it shall be opened unto you:
For every one that asks receives;
and he that seeks finds:
And to him that knocks,
it shall be opened.

Jewish prayer for peace
We shall go the mountain of the Lord, where we shall walk with Him. We shall change our swords into plows and our spears into baskets for harvesting fruit.
Let no nation raise its sword against another, and let us never learn the art of war. And no-one should fear his neighbor, because thus spoke the Lord.

Lao Tsu, China – 6th century B.C.
For there to be peace in the world, the nations must live in peace.
For there to be peace among nations, cities must not rise up against one another. For there to be peace in the cities, neighbors must get on well with one another. For there to be peace among neighbors, harmony must reign in the home. For there to be harmony at home, it must be found in your own heart.

warrior-of-the-light-online

Paulo Coelho, tampaknya sangat menyadari keampuhan media internet. Sehingga ia pun memanfaatkan jaringan sosial online seperti Facebook. Di Facebook, ia bisa ditemui melalui Paulo Coelho Fans Club, halaman khusus Paulo Coelho dan The Best of Paulo Coelho. Meski jaringan ini dikelola oleh para penggemarnya, Coelho sering pula menjawab langsung pertanyaan-pertanyaan para penggemarnya melalui Facebook. Induk dari semua situs milik Paulo Coelho, adalah www.paulocoelho.com. Tentu saja Coelho tidak sendirian mengelola situs-situsnya. Ada pekerja khusus yang menanganinya.

Melalui situs-situs tersebut, kita juga bisa mengetahui kegiatan harian sang maestro. Jadwalnya sangat padat. Hampir setiap hari, Coelho memberikan ceramah di berbagai negara. Ceramah-ceramahnya bisa diakses melalui You Tube, dan foto-fotonya bisa diunduh melalui www.flickr.com. Termasuk kata-kata bijaknya yang dikemas dalam format JPEG. Selain dalam bahasa Inggris, situs-situs ini tersedia dalam bahasa-bahasa lainnya seperti Portugis, Spanyol, Itali, Prancis, Belanda, Jerman, Polandia, Arab, Rusia, Cina, Persia. Sayangnya, belum ada yang berbahasa Indonesia.

coelho-lagi1

Paulo Coelho, tidak hanya bicara soal cinta dan kemanusiaan. Anjuran-anjurannya kepada semua orang agar peduli pada nasib sesama, juga diwujudkan dalam bentuk kongkret. Pada 1996, ia mendirikan Paulo Coelho Intitute. Sebuah lembaga nirlaba yang juga bernama Creche Escola Meninos da Luz, Lar Paulo de Tarso. Lembaga sosial yang berpusat di Rio de Janeiro, Brazil, itu menampung dan menghidupi ratusan anak terlantar dan orang-orang lanjut usia, hingga sekarang. Biaya pengelolaannya berasal dari royalties buku-buku yang ditulis Paulo Coelho.

coelho-institute2

Dalam usianya yang semakin tua, Paulo Coelho tampaknya tak pernah kehabisan gagasan. Semangat hidupnya semakin tinggi. Bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga bagi orang lain yang selalu diajaknya untuk menjadi pendekar cahaya, pencari kebenaran. Sementara bagi orang-orang yang tidak mampu, Coelho berupaya membantu mereka agar dapat melihat cahaya kehidupan. Cahaya yang dianugerahkan Sang Pencipta. Berlebihankah saya, bila saya mengatakan bahwa Paulo Coelho adalah seorang Sufi modern?

Billy Soemawisastra

[Sumber tulisan dan foto: www.paulocoelho.com, www.warriorofthelight.com, paulocoelhoblog.com]

12 thoughts on “Paulo Coelho, Sang Pendekar Cahaya

  1. masrobertk mengatakan:

    Maturnuwun…. Sudah ditambahkan di dalam blog Kang Billy. Dengan senang hati saya juga merespon blog Kang Billy saya tautkan ke blog saya juga… Sekali lagi maturnuwun…

  2. Suhunan Situmorang mengatakan:

    Aku sudah tahu sejak tiga tahun lalu bhw Kang Billy itu ngefans banget sama Pak Coelho. Masih ingat saat kita bicarakan karya-karyanya di kedai kopi Ohlala di Gd. Mitra. Jadi, tulislah Kang semacam ulasanmu atas karya-karyanya di ‘notes’, biar kami nikmati :-)

  3. miko mengatakan:

    Sufi modern, setuju Bang Billy… Pak Paulo ini, hidupnya “penuh” sekali deh. Kelihatannya (dari cerita tentang dia), semuanya sudah dia coba. Dari ekstrim ke ekstrim. Mungkin mendekati Buddha Zorba ala Osho…

  4. Hans Guritno mengatakan:

    Paulo Coelho, nambah tua, nambah banyak Santennye!,
    Kang ane belum sempet baca buku2 bagus seperti karya penulis besar di atas, tolong kalau bisa usul dibuatin kutipan kata2 bijak dari para penulis Besar (sufi) di blog akang, biar ane dan temen2 penghuni JAGAT MAYA bisa baca saripatinya aja!,,, hehehe,,,,

  5. Henry Sianipar mengatakan:

    Aku kurang setuju Bang Billy.. Bagiku, Bang Billy juga orang besar (bukan karena badan besar) tapi masing-masing orang punya kebesaran masing-masing, tergantung dari mana kita menilainya.
    So com’on big guy, take your keyboard and write !!

  6. adhi prayogo mengatakan:

    Matur suwun Bang Billy….ini yang aku cari2..aku kira pandangan seperti ini hanya pada orang2..jawa, arab, india..apa betul mbah paolo coelho..wong barat?..kalo ada komunitasnya diblog ini..bagus juga ya?

  7. Billy Soemawisastra mengatakan:

    Mas Adhi, terima kasih sudah berkunjung ke Jagat Alit. Kalau pandangan Mbah Paulo sama dengan Jawa, Arab dan India, itu karena si Mbah memang doyan banget mendalami falsafah ketimuran. Dia memang tidak termasuk “orang Barat” kalau orang Barat itu diidentikkan dengan sekularisme dan liberalisme, karena sejatinya dia adalah orang Selatan (Amerika Selatan) yang umumnya cukup kaya dengan spiritualisme. Kalau Mas Adhi mau memelopori pembentukan komunitas Paulo Coelho di Indonesia, boleh juga. Selama ini yang ada baru di Face Book.

  8. Tjandra Wibowo mengatakan:

    coba baca yang “The Alchemist” Sang Alkemis….

    “Mengapa kita harus mendengarkan suara hati kita?” tanya si anak itu…. “sebab, di mana hatimu berada, si situlah hartamu berada”

    Yang kerap terjadi saat ini, sering kali kita tidak mau mendengarkan kata hati kita sendiri…., terlebih saat pikiran kita tak sependapat dengan bisikan kata hati kita…….

    ” Supaya menemukan harta karun itu, kau harus mengikuti pertanda-pertanda yang diberikan. Tuhan telah menyiapkan jalan yang merti dilalui masing-masing orang. Kau tinggal membaca pertanda-pertanda yang ditinggalkan-Nya.”

    Hmmmmm, “Lentera Jiwa” itu yang memang perlu ditemukan…….

  9. paul mengatakan:

    Jatuh cinta pada karya nya pertama yg saya bacaa “The Alchemist ” ….

    then i create my own words about this life :
    “we all are walking to the unknown places, every step we make will take us to the places we deserve ”

    Big thanks for Paulo Coelho

  10. Lusia tria mengatakan:

    Saya merasa memasuki dunia penuh ketertarikan sejak membaca novel The Alchemist, novel Paulo Coelho kedua yang saya baca. Isinya sangat universal dan bebas. Apalagi setelah membaca The Pilgrimage, benar-benar perjalanan yg indah.
    Sufi modern yang menyatukan semua perdebatan perbedaan.

  11. PUSTAKA MWB mengatakan:

    Beliaulah yang menginspirasi saya untuk menulis sebuah cerita.

  12. Harley mengatakan:

    Hi there! I’m at work surfing around your blog from my new apple iphone! Just wanted to say I love reading your blog and look forward to all your posts! Keep up the fantastic work!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kuncen Jagat Alit

Rubrikasi

Pustaka Gagasan

Sekedar Maklumat

Tidak ada larangan untuk mengutip berbagai tulisan yang termaktub di Jagat Alit, baik secara keseluruhan maupun sebagian. Tetapi mohon cantumkan nama penulisnya dan sebutkan nama situsnya: jagatalit.com. Kejujuran Anda, sangat kami hargai.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 18 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: