Justeru Dalam Hujan, Panasnya Kian Menyengat


Ciater selalu membuat saya dan Indri (isteri saya) rindu. Jika dalam tiga bulan saja kami tidak berkunjung ke Ciater, sudah bisa dipastikan Indri akan merengek-rengek minta diajak ke sana, barang satu hingga dua hari. Ciater memang ngangenin. Setidaknya ada tiga hal yang membuat kami selalu kangen Ciater. Pertama, udaranya yang sejuk dan masih bersih alias bebas polusi karena berada di lereng pegunungan. Kedua, di tempat … Lanjutkan membaca Justeru Dalam Hujan, Panasnya Kian Menyengat

Papan Penunjuk Jalan atau Reklame?


Hingga sekitar sepuluh tahun yang lalu, Bandung dikenal sebagai kota yang semrawut. Jalan-jalan kota yang hancur, banyak berlubang. Sampah bertebaran di berbagai tempat. Dan, di kota yang pernah dikenal sebagai Parijs van Java itu, sangat jarang ditemukan papan penunjuk jalan. Sehingga, orang-orang yang tidak begitu akrab dengan “kota kembang” — yang sering pula dipelesetkan sebagai “kota kambing” — mengalami kesulitan untuk bepergian dari satu tempat … Lanjutkan membaca Papan Penunjuk Jalan atau Reklame?

Mensyukuri Musibah: Mampukah?


“Kang, sekarang saya tidak merasa sakit lagi,” kata Adhi dengan wajah berseri. “Bahkan saya pun tak lagi merasa takut dan khawatir. Mungkinkah perasaan seperti ini yang dirasakan para Wali Allah, seperti yang sering Akang ceritakan itu?” “Adhi, itu bukan ceritaku.” Begitu timpalku. “Tapi itu ‘kan bunyi salah satu ayat dalam Al-Quran, yang menyebutkan bahwa para Wali Allah atau para Kekasih Allah sesungguhnya tidak pernah merasa … Lanjutkan membaca Mensyukuri Musibah: Mampukah?

Peringatan Kemerdekaan dalam Bayang-bayang Terorisme


Keriaan memperingati hari kemerdekaan, usai sudah. Kemarin dan kemarinnya lagi — hampir tiga hari berturut-turut dalam long week end yang baru saja berlalu — di setiap pojok perkampungan miskin dan daerah elite perkotaan, di negeri bernama Republik Indonesia ini, keramaian menyambut hari jadi RI ke-64 berlangsung spontan dan penuh keikhlasan. Puncaknya, ya kemarin itu, tanggal 17 Agustus 2009. Lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan mulai dari … Lanjutkan membaca Peringatan Kemerdekaan dalam Bayang-bayang Terorisme

Serangan Teroris dan Presiden yang Melodramatik


Sehari setelah peristiwa pemboman Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, saya mendapat kiriman SMS dari Habib Rizieq Syihab, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI). Kali ini, saya sepenuhnya setuju dengan apa yang diungkapkan Pak Habib melalui SMS yang cukup panjang itu. Berikut isi SMS tersebut (yang saya bagi ke dalam tiga alinea): “Pernyataan SBY yang mengaitkan Bom Mega Kuningan dengan … Lanjutkan membaca Serangan Teroris dan Presiden yang Melodramatik