Memberi dan Menerima


Kebaikan tak selamanya menghasilkan buah yang manis. Keluarga Haji Syaikon, sang saudagar kaya di Pasuruan, Jawa Timur,  tentu tidak pernah membayangkan bahwa tujuan mulianya membagikan zakat kepada fakir miskin, berbuntut petaka kematian. Tidak tanggung-tanggung, 21 nyawa melayang sekaligus, akibat terinjak-injak dan kehabisan oksigen, karena berdesak-desakan di antara ribuan orang yang juga ingin mendapatkan zakat. Tewasnya 21 orang yang mengantri demi mendapatkan zakat 20 ribu rupiah … Lanjutkan membaca Memberi dan Menerima

Mantra Swara, Menggali Kekuatan Suara


Betapa hangatnya suara Muhammad SAW, sewaktu berkhotbah pada ibadah hajinya yang terakhir, atau ketika menyampaikan pesan-pesan pamungkasnya di sebuah bukit di Ghadir Qum. Pun, betapa lembutnya suara Siddharta Gautama, tatkala menyampaikan inti ajaran Buddha di sebuah taman di Bodhgaya. Lanjutkan membaca Mantra Swara, Menggali Kekuatan Suara

Terima Kasihku pada Sang Buddha


Lama saya berpikir, apa yang dapat saya tulis untuk Sang Buddha di Hari Waisak 2552/2008 ini? Sudah terlalu banyak cendekiawan dari berbagai agama menulis tentang Siddharta Gautama. Begitu pula para ilmuwan, budayawan dan filsuf dari zaman ke zaman, yang umumnya memuji kebesaran Sang Buddha — kesederhanaannya, kesuciannya, dan ajaran-ajarannya yang ringkas namun padat membumi. Kalaupun saya ikut menulis tentang Sang Buddha, tulisan saya tak ubahnya … Lanjutkan membaca Terima Kasihku pada Sang Buddha

Dalam Rengkuhan Stupa


  Dalam rengkuhan stupa kurasakan lirih angin berderai membelai tubuh Sang Buddha. Dan Kau pun tersenyum menyapa Sanghyang Maitreya. Dalam rengkuhan stupa kudengar suara azan menghablur, merasuki celah-celah candi. Dan, stupa-stupa pun bergumam, menyebut namaMu. Dalam rengkuhan stupa tak terasa kusapa diriMu. Dalam diam, dalam hening. Dalam kelengangan semesta. Tuhanku, begitu banyak rumahMu. Dalam rengkuhan stupa kubertanya, masihkah tersisa surga, buatku Paduka? Dan Kau pun, … Lanjutkan membaca Dalam Rengkuhan Stupa